Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

BREAKING NEWS

Tuntutan Demo Mahasiswa BEM UI Dinilai Salah Sasaran, Program Rakyat Jangan Jadi Korban

By M Ofan Ramadhan
12 Juni 2026 2 Min Read
0

JAKARTA — Aspirasi segelintir mahasiswa yang menuntut penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) sekaligus penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan beragam tanggapan. Sejumlah kalangan menilai aspirasi terkait kondisi ekonomi patut dihormati, namun penghentian program yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat justru dinilai berpotensi merugikan kelompok yang paling membutuhkan.

Pemerintah sendiri saat ini tengah melakukan penataan menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG agar program berjalan lebih efisien, tepat sasaran, dan tidak membebani keuangan negara. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan hasil evaluasi menunjukkan adanya peluang penghematan anggaran tanpa mengurangi target utama peningkatan gizi masyarakat.

“Bukan pemangkasan, tetapi dari hasil perhitungan kami meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program makan bergizi gratis ini,” kata Prasetyo.

Menurut dia, pemerintah sedang membenahi sejumlah persoalan tata kelola, termasuk penataan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar distribusi layanan lebih efektif dan sesuai kebutuhan daerah. Meski demikian, pemerintah memastikan pelayanan kepada penerima manfaat tetap berjalan selama proses penataan berlangsung.

“Yang sudah berjalan tetap berjalan, tidak boleh ada gangguan. Yang sudah baik pun harus tetap diawasi supaya kualitasnya terjaga,” ujarnya.

Selain melakukan efisiensi, pemerintah juga memperluas fokus program kepada kelompok rentan, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh kelompok yang membutuhkan.

Di sektor energi, pemerintah juga memastikan tidak ada kenaikan harga BBM subsidi maupun LPG subsidi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto guna menjaga daya beli masyarakat.

“Hari ini atas perintah Presiden Republik Indonesia sebagai Menteri ESDM, untuk BBM subsidi dan LPG subsidi tidak ada kenaikan,” kata Bahlil.

Menurut Bahlil, subsidi energi tetap dipertahankan sebagai instrumen perlindungan masyarakat di tengah tekanan ekonomi global dan fluktuasi harga energi dunia. Stabilitas harga energi dinilai penting untuk menjaga biaya transportasi, logistik, dan kebutuhan pokok agar tidak semakin membebani masyarakat.

Sementara itu, pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai stimulus ekonomi guna menjaga pertumbuhan dan stabilitas ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah terus memantau perkembangan inflasi dan kondisi pasar setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

“Sedang disiapkan. Ya, kalau udah diputus baru dikasih tahu. Laporin presiden juga,” kata Airlangga.

Soal kondisi kenaikan harga BBM dan kenaikan suku bunga yang terjadi berapa hari terakhir. Airlangga mengatakan, itu adalah proses stabilisasi nilai tukar rupiah.

“Pak kenaikan harga pertamax dan BI-Rate naik, suku bunga naik, makin menekan masyarakat kelas menengah gak? Ya, kan itu stabilisasi. Nanti kalau kalau dolarnya turun terus protes. dolarnya di rem, ah, protes juga,” ujarnya. *

Baca juga Artikel Lainnya Madilog: Petualangan Pikiran yang Belum Selesai – Bagian 1

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

2026AKSIbemuiDemoDemo BEM UI Juni 2026Efisiensi Anggaran MBG Prasetyo HadiGetnews Co Id Breaking NewsHIMenteri ESDM Bahlil Lahadalia BBMProgram Makan Bergizi Gratisui
Author

M Ofan Ramadhan

Follow Me
Other Articles
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Capaian Pembangunan serta Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (9/6/2026). (Foto: Kemendagri)
Previous

Pangkas Biokrasi, Satgas PRR Desak Optimalisasi Dana TKD dan Hibah Pascabencana

Next

Desak Stop MBG, Tuntutan BEM UI Dinilai Salah Sasaran

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP