MATARAM — Aktivitas angkutan barang melalui jalur laut di Provinsi Nusa Tenggara Barat sepanjang September 2026 menunjukkan denyut ekonomi yang bergerak cepat. Berdasarkan laporan BPS NTB, pelabuhan laut di NTB melayani angkutan bahan bangunan hingga hasil bumi mentah secara signifikan.
Komoditas utama yang dibongkar (masuk ke NTB) didominasi oleh pasokan bahan bangunan dan energi, yakni Semen sebanyak 92.387 ton, Batu Bara 50.086 ton, serta Pupuk sebesar 37.515 ton untuk mendukung sektor pertanian lokal.
Sebaliknya, komoditas utama yang dimuat (dikirim keluar NTB) mencakup Asam Sulfat sebanyak 62.057 ton hasil olahan tambang, serta Jagung sebesar 39.081 ton hasil panen petani Sumbawa dan Dompu menuju berbagai pulau di Indonesia.
Audit Strategis: Volume Logistik Laut Utama NTB (September 2026)
| Arah Logistik Laut | Komoditas Utama & Volume (Ton) |
|---|---|
| Barang Dibongkar (Masuk) | 1. Semen (92.387 Ton) 2. Batu Bara (50.086 Ton) 3. Pupuk (37.515 Ton). |
| Barang Dimuat (Keluar) | 1. Asam Sulfat (62.057 Ton) 2. Jagung (39.081 Ton) 3. General Cargo (17.757 Ton). |
*Sumber: Data Angkutan Laut BPS NTB (Data Diolah per 2 November 2026)
Foto: GETNEWS.
