Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
getnews.co.id getnews.co.id

get insight

getnews.co.id getnews.co.id

get insight

  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • OASE
  • GET PLANET
  • GET !NSIGHT
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • OASE
  • GET PLANET
  • GET !NSIGHT
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Ilustrasi/ dua bule lagi asyik nongkrong di warung kopi di Mataram (Emha/getnews)
AMBARA

RLM: Turis Numpang Kencing Lalu Pergi? Guide Aziz Punya Solusi Ekstrem

By Redaksi GETNEWS.
4 Desember 2025 2 Min Read
0

Aziz itu guide turis di Lombok, tapi belakangan dia merasa pekerjaannya lebih mirip petugas parkir pesawat. Datang. Turun. Foto. Check-out. Pergi. Selesai.

​”Gus, ini bukan pariwisata. Ini namanya numpang kencing lalu pergi,” keluh Aziz suatu sore di warung kopi dekat Senggigi. “Setiap kali saya antar bule, rasanya kayak lagi balapan speed-dating!”

​(Suara Narator): Frustrasi Aziz beralasan. Data BPS yang nggak mau bohong menunjukkan betapa dinginnya sambutan turis kita. Rata-Rata Lama Menginap (RLM) tamu hotel berbintang di NTB hanya 1,87 hari. Bahkan, hotel non-bintang pun lebih parah, cuma mencatat RLM 1,66 hari. Kurang dari dua hari.

Asal usul RLM 1,87 : Mandalika Megah, Tapi Turis Tak Mau Menginap Lama. Ada Apa dengan Pariwisata NTB?

​Aziz menyalakan rokoknya, matanya menyipit, dan dia menatap pantai dengan pandangan seorang filsuf yang baru mendapat pencerahan gila.

​”Saya sudah punya solusinya, Bang. Solusi yang akan membuat RLM kita naik drastis,” kata Aziz serius. “Kita harus ubah hukum pariwisata menjadi hukum pernikahan.”

​”Maksudmu?”

​”Gini. Kalau turis cuma pacaran, ya jelas cuma nginap sebentar, 1,87 hari itu kan sama kayak janji-janji gombal. Tapi kalau kita ajak mereka menikah sekalian…”

​Aziz meletakkan cangkir kopinya.

​”Pernikahan itu kan komitmen seumur hidup! Turis itu nggak cuma nginap di hotel, mereka harus ngurus KTP, ngurus KK, ngurus surat numpang tinggal di Ampenan. Mereka harus bertemu keluarga! Turis yang sudah jadi menantu Lombok nggak mungkin nginap cuma dua hari, Bang! Minimal seminggu untuk acara adat!”

​(Suara Narator): Ide Aziz itu adalah kritik paling satir terhadap kebijakan pariwisata yang terlalu fokus pada volume (Total tamu hotel berbintang mencapai 120.321 orang), tapi gagal menciptakan sense of belonging (rasa memiliki).

​(Suara Narator): Tentu, ide Aziz tidak realistis—secara hukum pernikahan tidak bisa dijadikan program pariwisata. Tapi ide ini menyampaikan pesan bernas:

  • Kebijakan pariwisata yang benar harus menciptakan produk yang membuat turis merasa terikat secara emosional dan kultural, bukan hanya produk takeaway (ambil-foto-pergi).
  • Selama kita gagal menjual komitmen, selama itu pula RLM kita akan terus stagnan di angka 1 koma sekian hari. Kita tidak butuh speed dating pariwisata. Kita butuh komitmen sejati dari produk dan layanan kita.

​Dan itu, kata Aziz, dimulai dari lamaran yang serius.

Tim Redaksi

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK
Intelligence Data Center

BPS !NSIGHT: Edisi Januari 2026

AGRICULTURE AUDIT NTP & Daya Beli Desa ➜
TRADE AUDIT Ekspor Meroket 5.000% ➜
TOURISM AUDIT Anomali Hunian Hotel ➜
LOGISTICS AUDIT Arus Laut & Udara Lesu ➜

"Sourced from BRS BPS NTB - Strategic Analysis by GET DATA !NSIGHT"

Tags:

BPSBPS MATARAMBPS NTBRLM
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Warga memperlihatkan uang Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) saat penyaluran di Kantor Pos, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (24/11/2025). Penyaluran BLTS Kesra di Kota Kediri tersebut menyasar 7.666 keluarga penerima manfaat masing-masing sebesar Rp900.000 per orang untuk meringankan beban warga. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
Previous

BLT Cepat Datang, Tapi Uangnya Diculik Harga Cabai: Sebuah Kisah Salty di Tengah Data BPS

Dok.Humas KKP
Next

Bebas Cs-137! KKP Tembus Standar FDA AS, Rp 974 Miliar Ekspor Udang Diselamatkan dari Kontaminasi Radioaktif

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    getnews.co.id

    GET INSIDE

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 — getnews.co.id.