Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • FREE PALESTINE
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
  • FREE PALESTINE
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • FREE PALESTINE
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
  • FREE PALESTINE
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
Close

Search

Bencana hidrometeorologi parah yang melanda Kabupaten Aceh Tengah dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan daerah tersebut lumpuh total.
PARLEMEN

UU Cipta Kerja Jadi Sorotan: Komisi IV DPR Desak Revisi Regulasi yang Dianggap Buka Celah Eksploitasi Lingkungan

By Emha Firmansyah
10 Desember 2025 1 Min Read
0

​JAKARTA, getnews – Anggota Komisi IV DPR RI, Slamet, mendesak dilakukannya evaluasi dan revisi mendalam terhadap regulasi yang dinilai berpotensi memperburuk kerusakan lingkungan, terutama Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja). Desakan ini muncul menyusul duka nasional akibat berbagai bencana hidrometeorologi yang melanda Indonesia belakangan ini.

​Slamet menegaskan bahwa Komisi IV akan terus berkomitmen melakukan advokasi lingkungan, dimulai dengan menyoroti kebijakan yang dianggap memperlemah perlindungan ekologis.

​“Kami dari Komisi IV akan concern untuk kemudian melakukan advokasi-advokasi terkait lingkungan. Dan khususnya, sumber dari masalah ini tentunya tidak lepas dari aturan perundang-undangan,” ujar Politisi Fraksi PKS ini, Rabu (10/12/2025).

​Izin Dipermudah, Eksploitasi Berlebihan Memicu Bencana

​Menurut Slamet, UU Cipta Kerja menjadi salah satu sumber persoalan karena ia dianggap memberikan kemudahan perizinan yang dapat memicu eksploitasi berlebihan terhadap lingkungan hidup.

​“Salah satunya adalah Undang-Undang Cipta Kerja yang memberi ruang untuk terjadinya eksploitasi lingkungan dengan izin yang dipermudah,” tegasnya.

​Oleh karena itu, ia menyatakan langkah politik Fraksi PKS dan anggota Komisi IV lainnya adalah memperjuangkan penyempurnaan regulasi yang lebih berpihak pada kelestarian lingkungan.

​“Saya dan teman-teman yang lain akan mencoba berjuang bagaimana regulasi yang ada berpihak kepada kelestarian lingkungan kita. Salah satunya merevisi Undang-Undang Cipta Kerja,” tutup Slamet, menekankan pentingnya peran regulasi dalam mencegah bencana ekologis di masa depan.

dpr.go.id

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

BENCANA ACEHBENCANA EKOLOGI TERPARAHBencana HidrometeorologiBENCANA SUMATRAKOMISI IVUU CIPTA KERJA
Author

Emha Firmansyah

Pemimpin Redaksi GETNEWS.CO.ID

Follow Me
Other Articles
Menkomdigi Meutya Hafid dalam acara Deklarasi Arah Indonesia Digital di Jakarta, Rabu (10/12/2025). (Foto: Amiri Yandi/KPM Kemkomdigi)
Previous

Konektivitas Terdampak Bencana Nyaris Pulih: Jaringan Sumbar Capai 98%, Aceh Terus Digenjot

Dok. MC Kota Padang
Next

Investment vs. Ecology: Indonesia’s Parliament Pushes to Revise Job Creation Law Amid Environmental Exploitation Concerns

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP