Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

Dok. Facebook @Anies Baswedan
INSIDE INDONESIA

Membaca Sinyal Aceh—Mengapa Bantuan PBB (UNDP & UNICEF) Dibutuhkan di Tengah Gelombang Solidaritas Nasional?

By Redaksi GETNEWS.
14 Desember 2025 2 Min Read
0

​Pemerintah Aceh secara resmi menyurati UNDP dan UNICEF untuk meminta keterlibatan dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di 18 kabupaten/kota. Langkah ini diambil menyusul luasnya dampak kerusakan, terutama pada infrastruktur, serta besarnya jumlah korban jiwa dan hilang.

​Batas Kapasitas Nasional dan Kompleksitas Kerusakan

​Meskipun Pemerintah Aceh mencatat telah ada 77 lembaga dan 1.960 relawan dari unsur lokal hingga nasional yang terlibat, keputusan untuk secara resmi meminta bantuan PBB menunjukkan adanya batas kapasitas di tingkat regional maupun nasional dalam penanganan bencana berskala masif ini.

  • ​Skala Bencana: Kerusakan di 18 kabupaten/kota dan ratusan korban meninggal dunia/hilang menunjukkan skala bencana ini tergolong luas.
  • ​Fase Pemulihan Kritis: Permintaan bantuan difokuskan pada fase pemulihan, terutama pada sektor strategis seperti infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta perlindungan kelompok rentan. Ini adalah fase yang membutuhkan perencanaan teknis dan pendanaan jangka panjang, di mana pengalaman UNDP dan UNICEF dinilai sangat dibutuhkan.

​Memanfaatkan Rekam Jejak PBB di Aceh

​Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menekankan bahwa permintaan ini didasarkan pada pertimbangan rekam jejak kedua lembaga tersebut.

  • ​Pengalaman Tsunami 2004: Keterlibatan UNDP dan UNICEF saat tragedi tsunami 2004 menjadi tolok ukur utama. Keahlian PBB dalam mengelola program rekonstruksi skala besar dan melindungi anak-anak serta perempuan pascakonflik/bencana dianggap sangat relevan.
  • ​Sinyal Kebutuhan Mendesak: Keputusan menyurati lembaga resmi PBB yang ada di Indonesia ini adalah sinyal kebutuhan mendesak akan dukungan dalam pemulihan. Meskipun dukungan dari berbagai elemen (NGO, Baznas, Relawan Nusantara, dsb.) terus mengalir, Pemerintah Aceh membutuhkan expertise dan jaringan logistik internasional yang terstruktur.

​Mengintegrasikan Bantuan Global

​Keputusan Pemerintah Aceh untuk menggandeng UNDP dan UNICEF adalah langkah realistis dan strategis untuk mempercepat pemulihan. Ini menunjukkan bahwa meskipun solidaritas nasional kuat, penanganan pascabencana berskala besar memerlukan integrasi sumber daya dan pengalaman global. INDONESIA INSIGHTS akan mengawal bagaimana expertise PBB ini dapat bersinergi dengan ribuan relawan lokal yang telah terlibat.

Tim Redaksi

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

BENCANA ACEHBENCANA EKOLOGI TERPARAHBencana HidrometeorologiBENCANA SUMATRAPBBUNDPUNICEF
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Sejumlah kendaraan melintas jalur Tarutung-Sibolga di Dusun Sibalanga, Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Selatan, Senin (1/12/2025). (Foto: Dok. BNPB)
Previous

Negara Harus Hadir!, Jangan Ada Mahasiswa Perantau Asal Daerah Bencana Sampai D.O

Sebanyak 40 personel Satgas Yonzipur I/DD rampungkan proses pemasangan Jembatan Bailey di titik Jembatan Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (10/12/2025)/ (Dok. Pendam I/BB)
Next

Korban Hilang Berkurang 58 Orang: Verifikasi By Name By Address Pengaruhi Data Bencana, Total Korban Meninggal Tembus 1.016 Jiwa

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP