Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • FREE PALESTINE
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
  • FREE PALESTINE
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • FREE PALESTINE
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
  • FREE PALESTINE
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • Nusa Tenggara Barat
Close

Search

​Salah satu capaian paling mencolok adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga 7 Januari 2026 telah melayani 56,13 juta penerima (istimewa/BAKTI) GETNEWS
PARLEMENPENDIDIKAN

Alarm Keras Pendidikan: 700 Ribu Anak Papua Putus Sekolah, Kegagalan Sistemik Terendus?

By Emha Firmansyah
22 Desember 2025 1 Min Read
0

​JAKARTA, GETNEWS. – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menyebut laporan mengenai 700.000 anak putus sekolah di Tanah Papua sebagai alarm keras atas kegagalan sistemik yang terabaikan. Data yang bersumber dari laporan Mendagri tersebut dinilai “mengiris hati” dan menunjukkan adanya pengabaian hak konstitusional terhadap anak-anak di ufuk timur Indonesia.

​Kurniasih mendesak pemerintah untuk segera melakukan validasi fisik di lapangan guna memastikan intervensi anggaran tepat sasaran dan tidak habis di jalur administratif.

Analisis Akar Masalah Pendidikan di Papua

​Politisi Fraksi PKS ini menyoroti tiga hambatan utama yang menyebabkan tingginya angka putus sekolah dan disparitas partisipasi pendidikan:

Faktor PenghambatDampak Riil di Lapangan
Anomali Data (Dapodik vs BPS)Kendala internet & operator sekolah membuat ribuan anak tidak terdaftar, sehingga kehilangan hak bantuan KIP.
Geografis EkstremAkses transportasi yang sulit menghambat partisipasi murni di wilayah pegunungan.
Faktor Keamanan GuruKurangnya jaminan keamanan bagi tenaga pendidik di wilayah rawan mengakibatkan proses belajar mengajar terhenti.

Tawaran Solusi: Boarding School & Keterlibatan Tokoh Adat

​Kurniasih menawarkan langkah konkret untuk memutus rantai putus sekolah di Papua, antara lain:

  1. ​Penguatan Sekolah Berpola Asrama (Boarding School): Solusi untuk mengatasi hambatan geografis yang ekstrem di wilayah pegunungan.
  2. ​Validasi Berbasis Komunitas: Melibatkan tokoh adat dan pihak gereja untuk melakukan pendataan jujur mengenai anak-anak yang belum terjangkau sistem pendidikan.
  3. ​Jaminan Kesejahteraan Pendidik: Memastikan guru yang bertugas di wilayah pedalaman mendapatkan perlindungan dan insentif yang layak.

​“Negara tidak boleh absen. Kita memiliki utang sejarah untuk memastikan anak-anak Papua mendapatkan kualitas pendidikan yang setara dengan anak-anak di Pulau Jawa,” pungkas Kurniasih.

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

700 Ribu Anak Papua Putus SekolahKegagalan SistemikKOMISI X
Author

Emha Firmansyah

Pemimpin Redaksi GETNEWS.CO.ID

Follow Me
Other Articles
ilustrasi (istimewa)
Previous

BPBD NTB Keluarkan Peringatan Dini: Waspada Hujan Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Atas 2 Meter Jelang Puncak Nataru

Presiden Prabowo memimpin Rapat Kabinet Paripurna di Istana Negara 15/12/2025 (BPMI Setpres)
Next

Akhiri Polemik Jabatan Sipil Polri, Pemerintah (Akhirnya) Terbitkan PP Baru: Solusi Cepat Pasca Putusan MK dan UU ASN

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP