MATARAM, getnews.co.id — Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, mencatatkan prestasi gemilang di kancah nasional dengan ditetapkan sebagai peraih Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026. Melalui presentasi bertajuk “Gerbang Sangkareang”, Bang Haji Mohan—sapaan akrabnya—berhasil meyakinkan dewan juri sebagai penyaji terbaik yang konsisten menjunjung tradisi suku bangsa Sasak di tengah arus modernisasi Kota Mentaram.
Kemenangan ini menempatkan Wali Kota Mataram sebagai satu-satunya kepala daerah dari Nusa Tenggara Barat yang berhasil menembus 10 besar nasional dan akhirnya keluar sebagai pemenang utama.
Dashboard Penilaian: Mengapa ‘Gerbang Sangkareang’ Menang?
Poin kemenangan Mohan Roliskana terletak pada orisinalitas ide dalam menjaga ekosistem budaya di lini kehidupan masyarakat urban.
| Komponen Penilaian | Hasil Capaian Wali Kota Mataram |
|---|---|
| Judul Proposal | “Gerbang Sangkareang” (Konsistensi Tradisi Sasak). |
| Status Kompetisi | Penyaji Terbaik & Pemenang 10 Besar Nasional. |
| Tim Penguji | Sudjiwo Tejo, Dr. Nungki Kusumastuti, Akhmad Munir, dkk. |
| Penyerahan Anugerah | Langsung oleh Presiden Prabowo Subianto (HPN 2026). |
Di Balik Layar Penjurian: Meluluhkan Budayawan Nasional
Fase pemaparan proposal di hadapan Dewan Juri PWI-HPN 2026 menjadi titik krusial. Lima juri lintas disiplin, mulai dari tokoh seni Dr. Nungki Kusumastuti, penulis Agus Dermawan T, hingga seniman kawakan Sudjiwo Tejo, memberikan apresiasi tinggi terhadap visi kebudayaan yang dibawa Mohan. Kematangan konsep dalam memadukan pembangunan fisik kota dengan nilai-nilai luhur kearifan lokal menjadikan Wali Kota Mataram dinilai layak menjadi teladan kepemimpinan berbasis budaya.
Kado Awal Tahun untuk Warga Mataram
Penghargaan ini dijadwalkan akan diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan berlangsung di Serang, Provinsi Banten, pada 9 Februari mendatang. Bagi masyarakat Mataram, penghargaan ini menjadi simbol pengakuan bahwa identitas budaya bukan hanya masa lalu, melainkan fondasi masa depan kota yang berkelanjutan.




