JAKARTA, getnews.co.id — PDI Perjuangan (PDIP) bersiap mengumumkan arah politik resminya dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Tahun 2026 di Ancol, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). Rakernas yang digelar pasca-Kongres ke-6 ini menjadi momentum bersejarah dengan perubahan struktur internal partai yang kini dibagi menjadi tujuh komisi strategis.
Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menegaskan bahwa fokus utama partai saat ini adalah menjawab tantangan zaman melalui kebijakan yang substansial. “Kami akan menyampaikan pada akhir Rakernas nanti sikap politik PDI Perjuangan terkait dengan beberapa isu yang menonjol, termasuk Pilkada,” tegas Djarot di lokasi Rakernas, Minggu (11/1/2026).
Struktur Baru: Tujuh Komisi Strategis PDIP 2026
Restrukturisasi komisi ini mencerminkan visi jangka panjang partai untuk memenangkan hati pemilih muda dan merespons isu kemanusiaan.
| Komisi Fokus | Prioritas Agenda |
|---|---|
| Komisi I: Sikap Politik | Arah Koalisi/Oposisi & Mekanisme Pilkada. |
| Komisi V: Pemuda & Kompol | Target: 56% Pemilih Muda pada Pemilu 2029. |
| Komisi VI: Perempuan & Anak | Perlindungan sosial dan pemberdayaan gender. |
| Komisi VII: Lingkungan | Mitigasi Bencana & Krisis Ekologi (Atensi Megawati). |
Mengejar 56 Persen Suara Muda
Salah satu poin paling krusial dalam Rakernas kali ini adalah penguatan Komisi V. PDIP menyadari bahwa lanskap politik 2029 akan ditentukan oleh generasi milenial dan Gen Z. Komunikasi politik partai akan dirombak agar lebih relevan dengan gaya hidup dan aspirasi generasi muda tanpa meninggalkan akar ideologis Marhaenisme.
Rekomendasi Final Senin Esok
Hingga tengah malam ini, pembahasan di tujuh komisi masih berlangsung secara tertutup. Hasil godokan dari para kader banteng ini nantinya akan dilaporkan dan dibacakan sebagai rekomendasi resmi partai pada puncak acara hari Senin. Dunia politik nasional kini menanti: apakah PDIP akan mengambil garis tegas di luar pemerintahan ataukah akan ada kejutan kolaborasi demi stabilitas Pilkada mendatang?




