LOMBOK BARAT, getnews.co.id — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Lombok Barat pada Jumat (9/1/2026) siang memicu banjir bandang di Kecamatan Sekotong. Akibat luapan sungai dan kiriman air dari pegunungan, ratusan pemukiman di Desa Taman Baru dan Desa Pesisir Mas terendam air dengan dampak kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan.
Berdasarkan data dari Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB, banjir mulai menerjang sekitar pukul 15.00 WITA setelah hujan tanpa henti sejak siang hari. Meski air dilaporkan telah surut pada malam hari, warga kini dihadapkan pada sisa lumpur tebal yang menutupi akses jalan dusun.
Dashboard Dampak: Sebaran Banjir Sekotong (Januari 2026)
Dua desa menjadi titik fokus terdampak dengan kerusakan rumah mencapai angka seratus persen di area pemukiman yang diterjang luapan.
| Lokasi Terdampak | Populasi (KK) | Unit Rumah Terendam |
|---|---|---|
| Desa Taman Baru | 206 KK | 206 Unit |
| Desa Pesisir Mas | 45 KK | 45 Unit |
| TOTAL ESTIMASI | 251 KK | 251 Unit |
Kerusakan Infrastruktur dan Kebutuhan Mendesak
Selain merendam rumah, terjangan air menyebabkan jembatan penghubung antar dusun di Desa Taman Ayu mengalami kerusakan. Kondisi ini memutus jalur transportasi warga dan memerlukan perbaikan darurat segera. BPBD mencatat kebutuhan logistik mendesak berupa selimut, matras, tikar, dan bahan makanan pokok bagi warga yang harta bendanya terendam.
Mitigasi dan Kewaspadaan Dini
Tim Reaksi Cepat BPBD Lombok Barat bersama TNI/Polri saat ini masih bersiaga di lokasi guna membantu warga melakukan pembersihan sisa banjir. Pemerintah mengimbau masyarakat Sekotong dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi hujan ekstrem dan angin kencang dalam 10 hari ke depan. Normalisasi sungai menjadi agenda fisik prioritas guna mencegah luapan serupa jika hujan lebat kembali mengguyur wilayah hulu.




