Lombok Barat

Sekotong Diterjang Banjir Luapan: 251 Rumah Terendam, Akses Jembatan Taman Ayu Rusak

​Selain merendam rumah, terjangan air menyebabkan jembatan penghubung antar dusun di Desa Taman Ayu mengalami kerusakan (GETNEWS)

LOMBOK BARAT, getnews.co.id — Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Lombok Barat pada Jumat (9/1/2026) siang memicu banjir bandang di Kecamatan Sekotong. Akibat luapan sungai dan kiriman air dari pegunungan, ratusan pemukiman di Desa Taman Baru dan Desa Pesisir Mas terendam air dengan dampak kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan.

​Berdasarkan data dari Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB, banjir mulai menerjang sekitar pukul 15.00 WITA setelah hujan tanpa henti sejak siang hari. Meski air dilaporkan telah surut pada malam hari, warga kini dihadapkan pada sisa lumpur tebal yang menutupi akses jalan dusun.

Dashboard Dampak: Sebaran Banjir Sekotong (Januari 2026)

​Dua desa menjadi titik fokus terdampak dengan kerusakan rumah mencapai angka seratus persen di area pemukiman yang diterjang luapan.

Flood Impact Sheet: Sekotong District, West Lombok
Lokasi TerdampakPopulasi (KK)Unit Rumah Terendam
Desa Taman Baru206 KK206 Unit
Desa Pesisir Mas45 KK45 Unit
TOTAL ESTIMASI251 KK251 Unit
Sumber: Pusdalops-PB BPBD NTB | Status Korban Jiwa: NIHIL

Kerusakan Infrastruktur dan Kebutuhan Mendesak

​Selain merendam rumah, terjangan air menyebabkan jembatan penghubung antar dusun di Desa Taman Ayu mengalami kerusakan. Kondisi ini memutus jalur transportasi warga dan memerlukan perbaikan darurat segera. BPBD mencatat kebutuhan logistik mendesak berupa selimut, matras, tikar, dan bahan makanan pokok bagi warga yang harta bendanya terendam.

Mitigasi dan Kewaspadaan Dini

​Tim Reaksi Cepat BPBD Lombok Barat bersama TNI/Polri saat ini masih bersiaga di lokasi guna membantu warga melakukan pembersihan sisa banjir. Pemerintah mengimbau masyarakat Sekotong dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi hujan ekstrem dan angin kencang dalam 10 hari ke depan. Normalisasi sungai menjadi agenda fisik prioritas guna mencegah luapan serupa jika hujan lebat kembali mengguyur wilayah hulu.

   
        Konteks Terkait:                     “Mesin Baru Iqbal-Dinda”            
   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *