Executive Summary: Tropical Cyclone Alert (New Year Edition)
Meteorological Brief: As the nation enters 2026, a significant atmospheric shift has been confirmed. Tropical Cyclone 90S (Candidate: Iggy/Cempaka) has officially reached maturity. With wind speeds peaking at 65 km/h, this system is currently dominating the southwestern maritime corridor of Java, posing an immediate risk of hydro-meteorological disruptions across the southern coastline.
GET INFO — Dinamika atmosfer memberikan “kejutan” di pembukaan tahun 2026. Bibit Siklon 90S yang telah dipantau intensif dalam beberapa hari terakhir resmi naik status menjadi Siklon Tropis. Sistem ini terpantau telah memiliki struktur sirkulasi yang solid dengan tekanan udara pusat menyentuh 1003 hPa, menandakan energi badai yang cukup kuat untuk mendikte pola cuaca di wilayah sekitarnya.
Pusat badai saat ini terdeteksi berada di koordinat kritis, sekitar 390 km Barat Daya Sukabumi. Jarak ini cukup dekat untuk memberikan efek “tarikan” awan konvektif yang memicu hujan lebat dan angin kencang di sepanjang pesisir selatan.
Terkait penamaan, terjadi perebutan yurisdiksi antara TCWC Australia dan TCWC Jakarta. Jika sistem ini dianggap matang di area tanggung jawab Australia, ia akan dinamai Iggy. Namun, jika berdasarkan sejarah deteksi awal, nama Cempaka dari Jakarta akan disematkan. Terlepas dari namanya, dampak fisiknya tetap menjadi ancaman nyata bagi sektor pelayaran dan aktivitas pesisir.
Weather Data Insight: Metrik & Risiko Siklon 90S
*geser ke kiri




