LOMBOK TENGAH — Sorak-sorai penonton di tribune Pertamina Mandalika International Circuit boleh saja usai seiring melintasnya bendera finish. Namun bagi jajaran direksi ITDC dan MGPA, ujian sejati baru saja dimulai: memastikan bahwa riak ekonomi dari deru mesin prototipe tidak mendadak surut begitu panggung utama dibongkar.
Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 membuktikan satu hal penting: magnet sport tourism Mandalika makin solid. Sektor perhotelan, logistik kuliner, hingga jaringan transportasi lokal kembali memanen omzet. Yang tak kalah impresif, sedikitnya 600 pelaku UMKM lokal berhasil diserap ke dalam ekosistem festival—sebuah lonjakan partisipasi yang mempertegas bahwa warga NTB tak lagi sekadar jadi penonton di rumah sendiri.
Namun, sebagaimana ditegaskan Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka dan Direktur Utama MGPA Ananda Mikola, tolok ukur keberhasilan Mandalika tidak boleh berhenti pada angka perputaran uang tiga hari balapan. Fokus utama kini bergeser pada dua agenda krusial: mengeksekusi komitmen investasi infrastruktur pendukung yang masih mengantre, serta menggembleng kapasitas SDM lokal agar mampu mengisi posisi-posisi teknis-strategis di industri hospitalitas skala internasional.
Tanpa percepatan realisasi investasi dan peningkatan mutu SDM, Mandalika berisiko terjebak menjadi “panggung musiman”. Sinergi antara pemerintah, pengembang kawasan, dan masyarakat NTB kini diuji untuk mengubah momentum MotoGP menjadi fondasi ekonomi daerah yang kokoh dan berkelanjutan sepanjang tahun.
Cetak Biru Keberlanjutan Investasi & SDM Mandalika
| Vektor Strategis | Tantangan Kunci & Langkah Eksekusi Lanjutan |
|---|---|
| Retensi Ekonomi 600 UMKM | Mentransformasi pedagang musiman menjadi rantai pasok industri pariwisata tetap KEK Mandalika melalui pendampingan standar kualitas dan kurasi produk. |
| Pencepatan Masuknya Modal Privat | Penyederhanaan perizinan dan kepastian tata ruang guna mendorong realisasi investasi hotel berbintang, pusat hiburan, dan fasilitas kesehatan internasional. |
| Upgrading Tenaga Kerja Lokal | Sertifikasi profesi berkelanjutan bagi pemuda NTB agar menduduki posisi manajerial di sektor hotel, event management, dan fasilitas sirkuit. |
*Sumber: Diskominfotik Pemprov NTB / ITDC / MGPA (Data Diolah)




