Nusa Tenggara Barat

Realisasi Pendapatan NTB Tembus Rp4,195 Triliun, Pemprov Bidik Target 97 Persen Hingga Akhir Tahun

​MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memacu optimalisasi penerimaan daerah guna menjaga stabilitas fiskal hingga penghujung tahun anggaran 2026. Hingga triwulan keempat, realisasi Pendapatan Daerah Provinsi NTB tercatat baru mencapai Rp4,195 triliun.

​Meskipun demikian, jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beserta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi NTB optimis mampu memaksimalkan potensi sumber penerimaan yang ada. Pemprov NTB mematok target realisasi pendapatan daerah dapat menembus angka 97 persen dari total target APBD pada akhir tahun 2026.

​Langkah percepatan pencapaian target penerimaan fiskal tersebut difokuskan pada intensifikasi dan ekstensifikasi Pajak Daerah, optimalisasi Retribusi Daerah, percepatan penyaluran Dana Transfer dari Pemerintah Pusat, serta penagihan piutang pajak. Penguatan pendapatan ini krusial untuk menopang likuiditas keuangan daerah serta memastikan kelancaran pembiayaan program prioritas pembangunan di NTB.

​

Proyeksi Realisasi Pendapatan Daerah Pemprov NTB T.A. 2026

​
Indikator FiskalRincian Capaian & Strategi Optimalisasi
Realisasi Saat IniRp4,195 Triliun (Posisi Triwulan IV 2026).
Target Akhir Tahun97 Persen dari total target Pendapatan Daerah dalam APBD 2026.
Fokus IntensifikasiPajak Kendaraan Bermotor (PKB/BBNKB), Retribusi Daerah, dan Penagihan Piutang Pajak Bapenda.
Tujuan KunciMenjaga ketahanan fiskal, ketersediaan kas daerah, dan keberlanjutan program prioritas.
​

*Sumber: Bapenda NTB (Data Diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *