PARLEMEN Peristiwa

Insiden Truk Tabrak Siswa: DPR Desak Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Soroti Kompetensi Petugas Distribusi

Irekaman cctv SD Kalibaru 01 pagi Jakarta Utara (stimewa)

JAKARTA, getnews – Insiden tragis masuknya mobil pengangkut menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke area SDN Kalibaru 01 Pagi, Jakarta Utara, yang menabrak belasan siswa dan guru, menuai respons keras dari DPR RI. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG.

​Lalu Hadrian Irfani menekankan bahwa insiden yang menyebabkan 20 orang terluka (19 di antaranya masih dirawat) ini harus menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat keselamatan peserta didik adalah prioritas mutlak.

Baca juga: Tragedi di Lapangan Sekolah: 21 Murid dan Guru SDN 01 Kalibaru Cilincing Ditabrak Mobil Pengangkut Makan Bergizi Gratis

“Terkait hal ini, saya mendorong evaluasi terhadap mekanisme pelaksanaan program MBG, terutama terkait standar operasional, pengawasan, serta kompetensi petugas distribusi,” kata Lalu, Kamis (11/12/2025).

Tuntutan Penyelidikan Transparan dan Perbaikan Sistem

​Politisi Fraksi PKB ini menegaskan bahwa program sebesar dan sepenting MBG tidak boleh berjalan tanpa pengawasan yang ekstra dari pemerintah untuk memastikan keamanan maksimal bagi peserta didik.

​Tuntutan Komisi X DPR RI kepada pemerintah dan pihak terkait meliputi:

  1. Penyelidikan Tuntas: Meminta penyelidikan yang transparan dan tuntas untuk memastikan apakah terdapat kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam proses distribusi.
  2. Tanggung Jawab Penuh: Pemerintah dan pihak terkait harus bertanggung jawab penuh atas peristiwa tersebut.
  3. Perbaikan Sistem: Meminta perbaikan sistem secara serius agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah manapun.

​Insiden tersebut terjadi saat para murid tengah berdiri di lapangan, dan sopir mobil yang telah diamankan mengaku salah menginjak pedal, menyebabkan kendaraan tersebut menyelonong masuk. Lalu berharap evaluasi mendalam ini dapat meningkatkan etos kerja dan kompetensi petugas distribusi agar insiden kecelakaan yang melibatkan pengiriman logistik MBG tidak terulang. (Lilisatya wati/getnews)

dpr.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *