JAKARTA, GETNEWS. — Di balik angka-angka triliunan APBN yang dirilis Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, tim riset Getnews menemukan sebuah pola menarik yang kami sebut sebagai “Strategi Fisik Lapis Dua” (Double-Layered Fiscal Strategy).
Strategi ini adalah kunci mengapa ekonomi Indonesia tetap tegak di tengah badai global. Lapis pertama adalah Transparansi Taktis, di mana pemerintah secara jujur mengakui tekanan pada pendapatan negara. Namun, lapis kedua adalah Ekspansi Berani, di mana belanja negara justru digenjot hingga Rp2.911,8 Triliun sebagai bantalan ekonomi rakyat.
📊 Anatomi Strategi Fisik Lapis Dua (Analisis Getnews)
Kesimpulan Insight
Inilah alasan mengapa meskipun nilai tukar Rupiah sempat menyentuh level Rp15.985, stabilitas ekonomi secara keseluruhan tetap dianggap prudent atau hati-hati oleh pasar global. Menkeu Purbaya tidak sedang bermain aman; ia sedang memainkan ritme fiskal yang sangat teknis: pahit di laporan pendapatan, namun manis di realisasi pertumbuhan industri.




