Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • FREE PALESTINE
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET CULTURE
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • OASE
  • NEWS
  • NTB
  • FREE PALESTINE
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET CULTURE
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • OASE
  • NEWS
  • NTB
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • FREE PALESTINE
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET CULTURE
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • OASE
  • NEWS
  • NTB
  • FREE PALESTINE
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET CULTURE
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • OASE
  • NEWS
  • NTB
Close

Search

Presiden Prabowo Subianto mulai memberikan "cambukan" pada proyek ambisius Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam kunjungan kerjanya ke Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026) (BPMI Setpres/GETNEWS)
Nasional

Lari Cepat di Rimba Nusantara

By Redaksi GETNEWS.
14 Januari 2026 2 Min Read
0

​MALANG, getnews.co.id — Presiden Prabowo Subianto mulai memberikan “cambukan” pada proyek ambisius Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam kunjungan kerjanya ke Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026), Presiden secara eksplisit meminta Otorita IKN (OIKN) dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk melakukan akselerasi besar-besaran, terutama pada fasilitas penunjang lembaga legislatif dan yudikatif.

​Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Presiden tidak hanya sekadar meninjau, tetapi memberikan koreksi tajam terhadap desain dan fungsi bangunan yang tengah dikerjakan. Targetnya jelas: pada tahun 2028, pusat pemerintahan Indonesia harus sudah bertaji secara utuh, lengkap dengan kehadiran tiga pilar kekuasaan negara di sana.

IKN Strategic Development Audit

“Getnews mengamati pergeseran fokus Prabowo yang kini mulai ‘menyentuh’ detail desain dan fungsionalitas IKN. Intervensi ini menandakan bahwa Presiden menginginkan IKN bukan sekadar simbol estetika, melainkan pusat kerja yang efisien. Bagi kita di daerah, khususnya NTB, percepatan IKN tahun 2028 ini akan menjadi ujian bagi distribusi logistik dan ekonomi nasional. Jika eksekutif, legislatif, dan yudikatif sudah berkantor di sana, maka episentrum kebijakan akan bergeser, dan daerah harus siap menjemput bola perubahan arah koordinasi pemerintahan tersebut.”

Koreksi Desain demi Fungsi

​Meski progres terus berjalan, Presiden Prabowo nampaknya belum sepenuhnya puas dengan draf fisik yang ada. Mensesneg menjelaskan bahwa arahan Presiden menitikberatkan pada penyempurnaan desain agar benar-benar selaras dengan fungsi pemerintahan masa depan.

​“Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028. Masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden berikan koreksi, antara lain mengenai desain, kemudian fungsi,” ujar Prasetyo Hadi, di Kabupaten Malang.

​Matriks Akselerasi: Target IKN 2028

​Sesuai arahan Presiden, berikut adalah fokus utama pembangunan yang menjadi rapor merah untuk segera dituntaskan:

IKN Milestone: Legislative & Judicial Complex 2026-2028
Fokus PembangunanStatus & Arahan Presiden
Fasilitas Legislatif (DPR/MPR)Akselerasi (Target Selesai 2028).
Fasilitas Yudikatif (MA/MK)Penyempurnaan Desain & Fungsi.
Sinergi InstansiKolaborasi OIKN & Kementerian PU.
Prinsip KerjaEfisiensi, Akuntabilitas, Berkelanjutan.
Sumber: Sekretariat Negara & Otorita IKN | Jan 2026

Tiga Pilar dalam Satu Titik

​Target tahun 2028 bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan mandat agar integrasi eksekutif, legislatif, dan yudikatif dapat beroperasi penuh. Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan ini tidak hanya cepat, tetapi juga taat pada prinsip efisiensi dan akuntabilitas agar IKN berfungsi optimal sebagai jantung baru Republik Indonesia.

​“Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan supaya tiga fungsi bisa segera selesai,” tutup Prasetyo Hadi.

Informasi Sumber Resmi

Artikel ini diolah berdasarkan rilis berita resmi yang diterbitkan oleh BPMI SETPRES.

*Konten rilis telah disesuaikan dengan standar editorial Getnews.co.id

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (ketiga kanan) bersama mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (kedua kanan), Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kedua kiri), Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo (ketiga kiri), dan Kepala Kejaksaan DKI Patris Yusrian Jaya (kanan) menyaksikan pembongkaran tiang monorel di Jalan H. R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Pemprov DKI Jakarta mulai membongkar sebanyak 109 tiang monorel mangkrak, sekaligus akan melakukan penataan pedestrian dan taman di Jalan H. R. Rasuna Said dengan alokasi anggaran Rp102 miliar. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa)
Previous

Tiang Mangkrak yang Akhirnya Tumbang

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, melakukan aksi cepat tanggap dengan meninjau langsung lokasi terdampak banjir di dua kabupaten, Rabu (14/1/2026). (GETNEWS)
Next

Hulu Gundul, Sekotong Terendam

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP