Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • FREE PALESTINE
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET CULTURE
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • OASE
  • NEWS
  • NTB
  • FREE PALESTINE
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET CULTURE
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • OASE
  • NEWS
  • NTB
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • FREE PALESTINE
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET CULTURE
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • OASE
  • NEWS
  • NTB
  • FREE PALESTINE
  • INSIDE INDONESIA
  • AMBARA
  • GET INSIGHT
  • GET SPORT
  • GET CULTURE
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • OASE
  • NEWS
  • NTB
Close

Search

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (ketiga kanan) bersama mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (kedua kanan), Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kedua kiri), Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo (ketiga kiri), dan Kepala Kejaksaan DKI Patris Yusrian Jaya (kanan) menyaksikan pembongkaran tiang monorel di Jalan H. R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Pemprov DKI Jakarta mulai membongkar sebanyak 109 tiang monorel mangkrak, sekaligus akan melakukan penataan pedestrian dan taman di Jalan H. R. Rasuna Said dengan alokasi anggaran Rp102 miliar. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa)
JAKARTA

Tiang Mangkrak yang Akhirnya Tumbang

By Redaksi GETNEWS.
14 Januari 2026 2 Min Read
0

JAKARTA, getnews.co.id — Wajah Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, akhirnya lepas dari “belenggu” masa lalu. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi memulai penataan kawasan sepanjang 3,6 kilometer dengan membongkar 109 tiang monorel yang telah mangkrak selama puluhan tahun. Langkah ini menandai babak baru transformasi Kuningan sebagai pusat ekonomi, bisnis, dan diplomasi kelas dunia.

​Proses pembongkaran yang dimulai pada Rabu (14/1/2026) ini dilakukan dengan pengawalan ketat dari Kejaksaan Tinggi dan KPK guna memastikan aspek akuntabilitas. Pembersihan tiang-tiang beton yang selama ini dianggap merusak estetika kota tersebut menjadi pembuka bagi proyek penataan menyeluruh senilai Rp102 miliar.

City Governance Audit

“Getnews menilai keputusan merobohkan tiang monorel ini sebagai bentuk kepastian hukum yang tertunda selama dua dekade. Lebih dari sekadar estetika, penataan HR Rasuna Said adalah pertaruhan wajah Jakarta sebagai kota global. Keberadaan 11 kantor kedutaan besar di kawasan ini menuntut standar infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tapi juga ‘diplomatic-grade’. Bagi publik di luar Jakarta, termasuk NTB, keberanian eksekusi aset mangkrak seperti ini harusnya menjadi preseden bagi daerah untuk segera membereskan proyek-proyek mangkrak yang hanya menjadi monumen kegagalan birokrasi.”

Komitmen Akuntabilitas

​Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembersihan fisik, melainkan simbol tata kelola pemerintahan yang bersih.

​“Baru saja kita melakukan groundbreaking penataan Jalan HR Rasuna Said yang ditandai dengan pemotongan tiang monorel. Penataan ini kami pastikan berjalan dengan prinsip akuntabilitas dan kepastian hukum. Penataan ini bukan hanya soal membongkar, tetapi memperbaiki kualitas ruang jalan agar lebih nyaman, aman, dan estetis bagi seluruh pengguna,” tegas Pramono Anung, Rabu (14/1).

​Ia menambahkan, pembongkaran ini telah melalui proses panjang dengan pendampingan aparat penegak hukum untuk mengantisipasi persoalan di kemudian hari.

​Akhir dari Spekulasi Puluhan Tahun

​Hadirnya Gubernur ke-12 DKI Jakarta, Sutiyoso, memberikan dimensi sejarah dalam eksekusi ini. Sebagai tokoh yang mengawali rancangan transportasi makro Jakarta, Bang Yos—sapaan akrabnya—memberikan restu penuh atas pembongkaran tersebut.

​”Selama puluhan tahun, tiang monorel ini merusak estetika kota. Hanya ada dua pilihan, dilanjutkan atau dibongkar. Hari ini diputuskan untuk dibongkar, dan itu keputusan yang tepat karena memberi kepastian bagi Jakarta,” ujar Sutiyoso di lokasi pembongkaran.

​Matriks Penataan Kawasan: Koridor Rasuna Said 2026

Kuningan Urban Renewal: Project Specification 2026
Item PenataanTarget & Spesifikasi
Panjang Koridor3,6 Kilometer (Sisi Timur).
Total Anggaran± Rp102 Miliar (APBD DKI).
Target SelesaiSeptember 2026.

Target September 2026

​Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga DKI ini mencakup perbaikan badan jalan, saluran air, pelebaran trotoar ramah disabilitas, hingga pembangunan halte transportasi terintegrasi. Seluruh proses pengerjaan akan dilakukan pada malam hari guna meminimalkan gangguan lalu lintas di kawasan pusat bisnis tersebut.

​“Melalui penataan ini, kami ingin mengembalikan fungsi strategis kawasan Kuningan sekaligus menjadikannya etalase Jakarta sebagai kota global,” tutup Pramono.

Informasi Sumber Resmi

Artikel ini diolah berdasarkan rilis berita resmi yang diterbitkan oleh Portal Komunikasi Publik (InfoPublik.id).

*Konten rilis telah disesuaikan dengan standar editorial Getnews.co.id
Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

PRAMONO ANUNGTIANG MANGKRAK KUNINGANTIANG MONOREL
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Airlangga Hartarto: industri tekstil dan produk tekstil (TPT) kini menjadi garda terdepan dalam menghadapi risiko proteksionisme AS (istimewa/GETNEWS)
Previous

Benteng Baru Benang Nasional

Presiden Prabowo Subianto mulai memberikan "cambukan" pada proyek ambisius Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam kunjungan kerjanya ke Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026) (BPMI Setpres/GETNEWS)
Next

Lari Cepat di Rimba Nusantara

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP