Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

AMBARA

Mainan Baru Oknum di NTB: Sulap Anggaran Lewat SIPD dan Grup WhatsApp

By Redaksi GETNEWS.
17 Februari 2026 2 Min Read
0

Kalau kalian pikir drama paling seru itu cuma ada di drakor atau perseteruan selebgram, main-mainlah ke ruang sidang jaksa di NTB. Baru-baru ini, Jaksa Penuntut Umum membongkar sebuah skandal yang kalau dipikir-pikir lebih canggih daripada trik sulap Pak Tarno. Ini soal duit rakyat miliaran rupiah yang “tersesat” di jalan yang salah.

​Bayangkan saja, ada barang bukti berupa uang tunai miliaran yang katanya berasal dari seseorang bernama Dr. Nursalim. Nggak cuma itu, jaksa juga menemukan dokumen teknis di Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) tahun 2025 dan 2026. Buat yang nggak tahu, SIPD itu aslinya sistem biar anggaran transparan, tapi di tangan yang “kreatif”, sistem ini malah jadi buku menu buat milih proyek mana yang bisa dimainin.

​Dari Chat WA sampai Kuitansi Utang

Yang bikin geleng-geleng kepala, bukti penguatnya bukan cuma dokumen resmi yang stempelnya basah, tapi juga screenshot percakapan WhatsApp. Isinya? Daftar nama-nama beruntung yang bakal dapet “bantuan”. Plus, ada kuitansi utang modal usaha senilai Rp200 juta yang baunya amis banget kayak pasar ikan di Ampenan.

​Skenarionya lumayan rapi. Ada tiga Surat Edaran (SE) Gubernur NTB soal pergeseran anggaran tahun 2025. Alibinya sih buat optimalisasi, tapi efeknya bikin proyek di Dinas PUPR, Pertanian, sampai Pariwisata jadi kayak wahana komedi putar: anggarannya muter-muter terus mampir ke kantong 13 anggota dewan periode baru.

​Sejauh ini sudah ada tiga tersangka yang jadi “kurir” alias yang rajin bagi-bagi duit. Tapi ya gitu, ujung dari sumber dana besar ini masih jadi misteri. Ibarat nonton film detektif, pelakunya sudah ketahuan, tapi “bos besarnya” masih pakai topeng.

Audit Strategis GetNews

Modus OperandiVonis “Manusiawi”
Manipulasi SIPDSistem digital yang seharusnya jadi “pagar” malah dijadiin “pintu masuk”. Digitalisasi tanpa integritas itu cuma mindahin cara korupsi dari kertas ke layar.
Pergeseran AnggaranSurat Edaran Gubernur dipakai buat geser duit proyek rakyat ke urusan perut pejabat. Rakyat dapet aspal tipis, oknum dapet transferan manis.
Infrastruktur vs KursiDinas PUPR dan Pertanian jadi korban. Harusnya buat perbaiki jalan atau bantu petani, malah habis buat bayar “tiket” kompromi politik.

Kesimpulannya: Punya sistem canggih kayak SIPD itu bagus, tapi kalau manusianya masih punya hobi “ngutil”, ya wassalam. Di kolom AMBARA ini, kita cuma mau bilang: pantau terus duit pajak kalian, jangan sampai cuma jadi saldo di WhatsApp grup orang-orang yang ngaku wakil kita.

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

Dana SilumanDANA SILUMAN DPRD NTBSIPD
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Pemerintah menerbitkan Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai panduan nasional agar proses pendidikan tetap berjalan efektif, sekaligus menjadi ruang penguatan karakter dan spiritualitas peserta didik. (Foto: Dok Kemendikdasmen)
Previous

Pemerintah Terbitkan Panduan Belajar Ramadan 2026, Fokus pada Karakter

​Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik (Dr. Aka), menegaskan bahwa capaian ini adalah fondasi baja bagi optimisme swasembada pangan 2026, menyelaraskan NTB dengan ambisi nasional Bapak Presiden RI. (GETNEWS)
Next

Kelimpahan yang Berisiko: Paradoks Dua Anggaran di Desa-Desa Lombok

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP