Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

AMBARA

Ekonomi NTB di Tahun Pertama Iqbal-Dinda: Sebuah Usaha ‘Healing’ dari Fase Koreksi

By Redaksi GETNEWS.
18 Februari 2026 2 Min Read
0

​Bicara soal tahun pertama kepemimpinan Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) di NTB, rasanya kayak melihat orang lagi renovasi rumah tua. Berisik, banyak debu, tapi katanya sih demi fondasi yang lebih kuat.

​Kepemimpinan baru ini menandai pergeseran arah ekonomi daerah: dari yang tadinya hobi “koreksi” (baca: melambat atau turun), sekarang pelan-pelan mau diajak lari ke fase transformasi. Tapi, apakah angkanya sudah bikin senyum atau malah bikin kita makin sering ngelus dada sambil liat saldo ATM?

​Bukan Cuma Soal Tambang, Lur!

Selama ini, kalau ekonomi NTB naik, biasanya karena harga emas atau tembaga lagi bagus. Tapi kalau tambang lagi lesu, ekonomi kita ikut lemas kayak belum sarapan. Iqbal-Dinda tampaknya tahu kalau ketergantungan itu nggak sehat. Fondasi transformasi yang dimaksud di sini adalah mulai melirik sektor non-tambang.

​Pertanian, pariwisata (apalagi ada Mandalika), dan UMKM mulai dipaksa “naik kelas”. Tapi ya itu, namanya juga tahun pertama, hasilnya belum seinstan beli mie goreng di warung sebelah. Kita masih di fase transisi yang butuh napas panjang.

​Tantangan Realita di Lapangan

Fase koreksi itu memang menyakitkan. Ada harga barang yang naik, ada daya beli yang mungkin belum pulih-pulih amat. Transformasi ekonomi itu keren di atas kertas, tapi buat warga di pelosok Lombok atau Sumbawa, yang penting itu lapangan kerja ada dan harga cabai nggak bikin nangis.

​Gubernur Iqbal yang punya background diplomat pasti jago kalau urusan narik investasi (ingat kan, kita lagi nunggu ART 19% sama Amerika?). Tapi pertanyaannya: investasi itu bakal mampir ke kantong warga lokal atau cuma lewat di atas aspal mulus saja?

​

Audit Strategis: Rapor Ekonomi Iqbal-Dinda

Aspek EkonomiVonis GETNEWS
Sektor TambangStagnan tapi Aman. Masih jadi tulang punggung, tapi mulai dikurangi porsinya biar nggak “ketergantungan”.
Investasi Luar NegeriOptimis. Kehadiran Prabowo di AS bawa angin segar buat komoditas NTB. Semoga bukan cuma angin lewat.
Daya Beli RakyatButuh Perhatian Extra. Transformasi jangan sampai bikin rakyat “puasa” kepanjangan gara-gara anggaran dipangkas buat subsidi nasional.

Kesimpulannya, Lur: Iqbal-Dinda lagi berusaha bikin fondasi yang kuat. Kita kasih waktu dulu, tapi mata tetap melotot liat data. Jangan sampai fondasinya sudah jadi, eh kita malah nggak mampu beli semen buat bangun dindingnya.

BACA JUGA ANALISIS TERKAIT:

Radikalisme Fiskal di Lombok Barat
Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

Satu Tahun Iqbal-Dinda
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
President Prabowo Subianto’s arrival for the Board of Peace (BoP) Summit is merely the appetizer. (BPMI SETPRES)
Previous

The ART of the Deal: Prabowo, Trump, and the 19% Gambit

Tiyo Ardianto, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), mengungkapkan rangkaian intimidasi sistematis yang menimpa dirinya dan keluarga pasca melontarkan kritik keras terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintahan Prabowo-Gibran. (Istimewa)
Next

Operasi Senyap di Balik Teror Digital Ketua BEM UGM

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP