Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

Tiyo Ardianto, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), mengungkapkan rangkaian intimidasi sistematis yang menimpa dirinya dan keluarga pasca melontarkan kritik keras terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintahan Prabowo-Gibran. (Istimewa)
NEWS

Operasi Senyap di Balik Teror Digital Ketua BEM UGM

By Redaksi GETNEWS.
18 Februari 2026 2 Min Read
0

​YOGYAKARTA — Kebebasan akademik di Indonesia kembali memasuki masa kelam. Tiyo Ardianto, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), mengungkapkan rangkaian intimidasi sistematis yang menimpa dirinya dan keluarga pasca melontarkan kritik keras terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintahan Prabowo-Gibran.

​Dalam diskusi Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik (KIKA), Selasa, 17 Februari 2026, Tiyo membeberkan bahwa serangan bermula sejak 9 Februari lalu. Polanya seragam: pembunuhan karakter melalui teknologi kecerdasan buatan (AI) dan ancaman fisik dari nomor asing dengan kode area Inggris Raya (+44).

​”Ada konten yang di-generate menggunakan AI dengan narasi saya menyewa LC karaoke dan tuduhan LGBT. Serangan ini sangat menjijikkan karena menyerang sisi personal untuk mendelegitimasi kritik kebijakan yang kami sampaikan,” ujar Tiyo.

​Bagian paling krusial dari teror ini adalah keterlibatan infrastruktur digital yang menyasar keluarga. Ibunda Tiyo, seorang perempuan desa di lingkungan sederhana, menerima pesan tengah malam yang menuduh anaknya menilap uang kemahasiswaan. Penggunaan diksi “Presiden Bodoh” oleh BEM UGM disebut Tiyo sebagai kritik terhadap inkompetensi infrastruktur kekuasaan yang tidak menghargai ilmu pengetahuan, bukan serangan personal terhadap kognisi Prabowo Subianto.

​Para aktivis kebebasan akademik menilai, penggunaan rekayasa digital dan pelacakan nomor ponsel keluarga menunjukkan bahwa pelaku memiliki akses ke perangkat intelijen atau cyber-surveillance yang melampaui kapasitas pendengung (buzzer) biasa.

​

Strategic Audit: The Red Investigation

Metode SeranganVonis GetNews
AI-Generated DeepfakeBerbahaya. Penggunaan AI untuk memfitnah mahasiswa menandakan peningkatan teknologi “pembungkaman” yang sulit dilacak publik.
Intimidasi KeluargaPsikologis. Menyasar orang tua di desa adalah taktik pengecut untuk menciptakan tekanan internal agar mahasiswa berhenti bersuara.
Nomor Luar Negeri (+44)Anonimitas Sistemik. Penggunaan nomor virtual internasional menunjukkan adanya modal finansial di balik operasi teror ini.

Catatan Redaksi:

Kasus Tiyo Ardianto bukan sekadar urusan personal, melainkan ancaman terhadap demokrasi. GetNews mendesak pihak universitas dan aparat penegak hukum untuk tidak hanya diam melihat mahasiswa “disembelih” secara digital.

BACA JUGA ANALISIS TERKAIT:

DPR Desak Polisi Usut Teror Terhadap Ketua BEM UGM
Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

Teror Ketua BEM UGM MBG
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Previous

Ekonomi NTB di Tahun Pertama Iqbal-Dinda: Sebuah Usaha ‘Healing’ dari Fase Koreksi

Next

The OIC vs. The Board of Peace: A Geopolitical Tug-of-War

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP