Skip to content
getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

getnews.001 White logo GETNEWS.co.id

CLARITY IN EVERY INSIGHT

  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
  • AMBARA
  • ANALISIS GETNEWS
  • INSIDE INDONESIA
  • GET !NSIGHT
  • GET SPORT
  • GET PLANET
  • GET INFO
  • GET DATA
  • GET CORNER
  • OASE
  • LITERASI ANOMALI
  • NEWS
Close

Search

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) secara resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh selama 14 hari ke depan, terhitung mulai 12 hingga 25 Desember 2025. Keputusan itu diambil dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu (10/12/2025). (Foto Hendra Gunawan/Dit.KPM Kemkomdigi
FEATURE

Ketegasan Gubernur Aceh Perpanjang Status Darurat, Saat Data Korban 1,9 Juta Jiwa dan Logistik Terkendala Jalan Putus

By Redaksi GETNEWS.
12 Desember 2025 2 Min Read
0

​Posko Bencana Masih Kewalahan dan Data Belum Sinkron, Gubernur Mualem Tuntut Akuntabilitas Kolonel Inf Fransisco untuk Jaminan Keselamatan Rakyat.

​Rabu malam itu (10/12/2025), Pendopo Kantor Gubernur Aceh diselimuti kontras: Langit dihiasi rembulan, tetapi jalan menuju pendopo gelap gulita karena listrik belum stabil. Kontras ini mencerminkan kondisi riil penanganan bencana di Serambi Makkah, Nangroe Aceh Darussalam: harapan melawan kenyataan yang masih kelam.

​Di tengah wajah-wajah lelah yang memanggul map dan laporan, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), masuk dan menyuntikkan energi dengan kalimat sederhana: “Mudah-mudahan di malam yang bahagia ini kita dapat duduk bersama, berlangkah bersama,”. Namun, di balik kehangatan itu, ada keputusan genting dan data kritis yang menuntut ketegasan.

Baca juga: Muzakir Manaf: Dari Panglima Perang GAM di Hutan Libya ke Kursi Gubernur Aceh, Mengapa Mualem Masih Jadi Magnet Politik?

​Data Kritis: 1,95 Juta Jiwa Terdampak dan Kerusakan Masif

​Sekda Aceh, M. Nasir, memaparkan data Posko Terpadu yang membuat ruangan terdiam sesaat:

  • ​Total Terdampak: Sebanyak 1,95 juta jiwa terdampak.
  • ​Pengungsi: 817.742 jiwa masih mengungsi.
  • ​Korban Jiwa: 407 orang meninggal dan 31 masih hilang.

​Angka ini adalah latar belakang dari keputusan krusial: perpanjangan masa tanggap darurat bencana di Aceh dari 12 Desember hingga 25 Desember 2025 (14 hari).

​Jembatan Runtuh dan Rakit Harapan

​Perjuangan terberat kini ada di medan logistik, terutama di daerah pegunungan seperti Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Aceh Tamiang yang masih terkepung kerusakan.

  • ​Infrastruktur Lumpuh: Sebanyak 461 titik jalan rusak dan 332 jembatan terdampak.
  • ​Solidaritas Rakyat: Akibat akses darat yang putus, warga bergotong royong membuat rakit dari drum dan papan untuk menyeberangkan obat-obatan dan makanan. Suara helikopter menjadi satu-satunya penanda harapan.

​Krisis Data dan Kontrol Posko

​Meskipun sumber daya dikerahkan habis-habisan (TNI/PU bekerja hingga malam buta), Kolonel Inf Fransisco dari Kodam Iskandar Muda menyampaikan evaluasi paling tajam: Krisis Tata Kelola Posko.

  • ​Kegagalan Pencatatan: Kolonel Fransisco menemukan ada posko yang mencatat bantuan dengan rapi, namun ada juga yang kewalahan hingga banyak barang masuk tanpa data. Ia menegaskan, “Kita harus kendalikan semua posko,”.
  • ​Data Belum Sinkron: Sekda Nasir mengakui masalah ini, di mana ada warga hilang yang ternyata sudah ditemukan, atau pengungsi yang pindah ke rumah kerabat tanpa tercatat. Pemerintah menargetkan perbaikan data harus selesai dalam tiga hari agar bantuan tepat sasaran.

​Janji Kepemimpinan di Tengah Bencana

​Perpanjangan status tanggap darurat selama 14 hari ini adalah Janji Gubernur Mualem kepada rakyat Aceh: bahwa penanganan harus terus dilakukan tanpa jeda, dan keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.

​Gagasan untuk merekrut anak-anak muda dari kabupaten terdampak di Banda Aceh untuk membantu pendataan dan distribusi logistik adalah bentuk optimisme dan kepercayaan bahwa Aceh harus bergerak bersama.

​Setiap jembatan yang runtuh akan diganti dengan jembatan solidaritas. Ini adalah komitmen nyata kepemimpinan di tengah bencana yang melumpuhkan.

infopublik.id/emha

Distribute Strategic Insight
WHATSAPP
X-POST
FACEBOOK

Tags:

ACEH PERPANJANG STATUS DARURATBENCANA ACEHBENCANA EKOLOGI TERPARAHBencana HidrometeorologiBENCANA SUMATRAGUBERNUR ACEHMUALEMMUZAKIR MANAF
Author

Redaksi GETNEWS.

Follow Me
Other Articles
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, membuka secara resmi forum Creative Cities Connect 2025 di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Kamis (11/12/2025)/Website Resmi Kementerian Ekonomi Kreatif
Previous

Creative Cities Connect 2025: KemenEkraf Perkuat Kolaborasi 41 Kabupaten/Kota Kreatif Demi Percepatan Pertumbuhan Ekraf Nasional

Next

Kado HUT ke-67 NTB: Raih Predikat “Provinsi Sangat Inovatif” di Ajang IGA 2025

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Siber
    • get privacy
    Copyright 2026 GETMEDIA GROUP