Kabupaten Bima Peristiwa

45 Korban Kapal Tenggelam di Tanjung Situpa Selamat

BIMA — Seluruh penumpang dan awak kapal wisata yang mengalami insiden tenggelam di perairan Tanjung Katupa, Kabupaten Bima, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, Jumat (17/7/2026). Operasi penyelamatan dramatis yang melibatkan sinergi berbagai pihak ini berakhir dengan sukses setelah seluruh 45 korban tiba di Pelabuhan Bima pukul 09.23 WITA.

​Peristiwa nahas terjadi pada Kamis (16/7/2026) malam, sekitar pukul 19.45 WITA. Kapal yang sedang menempuh perjalanan dari Gili Trawangan menuju Pulau Komodo tersebut tidak mampu bertahan setelah dihantam gelombang tinggi.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengungkapkan bahwa keberhasilan evakuasi ini sangat bergantung pada kecepatan respons kapal-kapal wisata yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kapal “Sukha Sail” menjadi unit pertama yang memberikan bantuan darurat kepada para korban yang berada di lifecraft.

​”Selanjutnya, para korban dievakuasi ke kapal ‘Majestic’ dan ‘Sultan’. Sebanyak 17 orang dievakuasi ke kapal ‘Sultan’, sementara 28 orang lainnya berada di kapal ‘Majestic’,” jelas Hariyadi.

​Proses penjemputan akhir dilakukan pada Jumat dini hari menggunakan “KM Amokti Palapa” yang diberangkatkan dari Pelabuhan Bima. Sinergi antara Kantor SAR Mataram, Polairud Polres Bima, KSOP Bima, SROP Bima, BPBD Kabupaten Bima, dan KUPP Labuhan Lombok menjadi kunci efektivitas penyelamatan yang krusial ini.

​Setelah memastikan seluruh penumpang dan kru mendapatkan penanganan medis yang diperlukan setibanya di pelabuhan, Operasi Pencarian dan Pertolongan secara resmi dinyatakan ditutup. Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para operator kapal wisata untuk senantiasa memantau prakiraan cuaca maritim demi keselamatan seluruh pengguna jasa transportasi laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *