MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempererat sinergi taktis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB demi menyukseskan gelaran akbar Sensus Ekonomi 2026. Langkah kolaboratif ini ditempuh sebagai ikhtiar mengunci validitas basis data (database) makroekonomi daerah agar formulasi kebijakan pembangunan ke depan bergerak lebih tepat sasaran, terukur, dan berbasis data akurat (evidence-based policy).
Sebagai instrumen penetrasi sosiografis ke para pelaku usaha, Pemprov dan BPS NTB meluncurkan gerakan taktis berupa Sosialisasi dan “Ngisi Bareng” (Ngibar). Kegiatan ini mengorkestrasikan keterlibatan aktif para pelaku industri, pengusaha mikro (UMKM), asosiasi bisnis, jurnalis media, hingga seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) regional untuk berpartisipasi menyetorkan data usaha secara jujur dan sesuai dengan realitas objektif di lapangan.
Sensus Ekonomi 2026 diposisikan sebagai jangkar strategis nasional yang krusial untuk memetakan peta kekuatan ekonomi domestik Bumi Gora. Hasil dari sensus desenial (sepuluh tahunan) ini akan mengekspos secara jernih laju penetrasi ekonomi digital (digital economy), klasterisasi perkembangan UMKM, serta pemetaan potensi sektor-sektor unggulan baru di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa guna mendukung visi pembangunan regional yang inklusif dan berkelanjutan.
”Kualitas kompilasi data merupakan kunci mutlak. Di tengah tren pertumbuhan ekonomi NTB yang terus bergerak positif, keakuratan data sensus ini akan menjamin kebijakan stimulus pemerintah daerah benar-benar mampu menyasar kebutuhan riil masyarakat dan mendorong UMKM lokal naik kelas secara agregat menuju cita-cita NTB Makmur Mendunia,” sebagaimana dikutip dari rilis resmi dinas komunikasi informatika dan statistik daerah, Selasa, 26 Mei 2026.
Mengingat signifikansi proyeksi makro ini, BPS NTB dipastikan bakal mengerahkan ribuan petugas pencacah lapangan teruji untuk menyisir seluruh unit usaha non-pertanian di kabupaten/kota. Otoritas daerah mengimbau para pelaku usaha untuk tidak ragu dan terbuka menerima kedatangan petugas, sebab kerahasiaan data individual dijamin sepenuhnya oleh undang-undang demi kepentingan akselerasi pertumbuhan ekonomi rakyat.
AUDIT PARAMETER STRATEGIS SENSUS EKONOMI (SE2026) NTB
| Dimensi Operasional | Metode Penetrasian Komunitas | Output Kebijakan Makro (Target NTB) |
|---|---|---|
| Konsolidasi Sektoral | Kolaborasi Pemprov NTB, BPS NTB, Asosiasi Pengusaha, dan Media Masa. | 1. Tersedianya direktori perusahaan dan peta digital UMKM NTB yang valid. 2. Pemetaan komprehensif kontribusi sektor e-commerce dan ekonomi kreatif siber pariwisata. 3. Penyusunan indikator perencanaan APBD NTB yang presisi untuk program penguatan daya saing ekspor. |
| Gerakan Taktis | Aksi “Ngibar” (Ngisi Bareng) instrumen kuisioner sensus secara masif dan jujur. | |
| Cakupan Objek | Seluruh skala usaha non-pertanian (Korporasi besar hingga mikro/pedagang eceran). |
Audit Strategis: Getnews Data Intelligence Unit | Satu Data Pembangunan Ekonomi Nusa Tenggara Barat, Mei 2026.




