Nusa Tenggara Barat

Bentengi Publik: Pemprov NTB dan BBPOM Mataram Perkuat Literasi Obat dan Makanan di Era Digital

MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram guna memperkuat perlindungan masyarakat terhadap produk berbahaya. Sinergi ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang difokuskan pada transparansi pelayanan publik dan percepatan diseminasi informasi di era transformasi digital, Kamis (7/5/2026).

​Langkah ini menjadi krusial di tengah masifnya peredaran obat-obatan terlarang serta ancaman disinformasi produk kesehatan di ruang siber.

Fokus Utama: Tramadol, Sertifikasi UMKM, dan Ekspor

​Kepala BBPOM Mataram, Yogi Abaso, menegaskan bahwa salah satu prioritas dalam kerja sama ini adalah menekan angka penyalahgunaan obat-obatan seperti Tramadol dan Trihexyphenidyl yang kian mengkhawatirkan. Selain aspek pengawasan, kolaborasi ini dirancang untuk memangkas birokrasi registrasi dan sertifikasi produk.

​”Kami ingin mempermudah akses izin edar bagi UMKM lokal. Dengan legalitas yang kuat, produk NTB tidak hanya aman dikonsumsi masyarakat lokal, tetapi juga siap menembus pasar ekspor,” ujar Yogi. Hal ini dipandang sebagai motor penggerak ekonomi baru yang berbasis pada keamanan pangan dan obat.

Transformasi Digital: Melawan Hoaks dengan Budaya Kerja Responsif

​Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Ahsanul Khalik, menyoroti tantangan besar dalam literasi digital masyarakat. Ia mengidentifikasi bahwa disinformasi terkait kosmetik, obat, dan pangan sering kali menyebar lebih cepat dibandingkan klarifikasi resmi pemerintah.

​”Masyarakat saat ini tidak hanya ingin diberitahu, tetapi ingin didengar. Transformasi digital yang sesungguhnya bukan sekadar aplikasi, melainkan perubahan budaya kerja agar informasi lebih cepat, akurat, dan berbasis dialog,” tegas Ahsanul. Sinergi ini akan mendorong distribusi konten edukatif yang lebih masif guna menangkal narasi menyesatkan di media sosial yang dapat merugikan kesehatan publik.

Strategic Audit: BBPOM & Kominfotik NTB Synergy 2026

Instrumen KebijakanDetail StrategisVonis Strategis
Keamanan ObatTarget: Tramadol & Trihexyphenidyl.RISK MITIGATION
Ekonomi KreatifPercepatan Sertifikasi & Akses Pasar Ekspor.UMKM EMPOWERMENT
Komunikasi PublikCounter-Disinformasi & Dialog Dua Arah.DIGITAL LITERACY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *