MATARAM — Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk bertransformasi menjadi kekuatan muda yang bergerak di garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan.
Pesan tersebut disampaikan Iqbal saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwarda NTB yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Dalam amanatnya, Iqbal menegaskan bahwa peran Gerakan Pramuka tidak boleh berhenti sebatas organisasi pembentuk karakter. Mengingat posisi strategis NTB sebagai salah satu lumbung pangan nasional, anggota Pramuka didorong untuk hadir secara nyata di lingkungan sekolah, desa, maupun komunitas.
Beberapa langkah konkrit yang diusulkan mencakup pengelolaan pertanian perkotaan (urban farming), pemanfaatan lahan tidur, pengolahan bahan pangan lokal, hingga gerakan kampanye penekanan pemborosan pangan. Melalui dorongan ini, Gerakan Pramuka diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang melatih anak muda NTB berinovasi secara mandiri dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan upacara tersebut, Gubernur NTB turut menyerahkan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka kepada sejumlah anggota dan pembina yang dinilai berjasa bagi pengembangan organisasi di daerah.




