BREAKING NEWS

Evaluasi Kabinet, Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana dan Tunjuk Nani S. Deyang

JAKARTA — Gelombang restrukturisasi dan penyegaran birokrasi di level pimpinan lembaga negara bentukan baru kembali bergulir di bawah komando Istana Kepresidenan. Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mencopot Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beserta dua pejabat wakil kepala yang mendampinginya.

​Pemberitahuan pencopotan strategis ini diumumkan secara formal oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, sebagai bagian dari akumulasi hasil evaluasi komprehensif terhadap rapor kinerja kabinet selama satu setengah tahun terakhir berjalan. Kendati melakukan perombakan total pada pucuk pimpinan, pihak pemerintah tetap menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi serta loyalitas jajaran pimpinan lama yang dinilai telah bekerja keras membangun fondasi awal kelembagaan BGN di masa-masa transisi.

​Sebagai langkah cepat guna menghindari kekosongan kepemimpinan, Presiden Prabowo menunjuk Nani S. Deyang untuk mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Dalam menjalankan tugasnya mengawal ketahanan pangan dan gizi nasional, Nani S. Deyang akan disokong oleh dua figur wakil kepala yang baru didelegasikan, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Eddy Trenggono.

​Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan bahwa jajaran pimpinan baru BGN ini dibebani target operasional yang tinggi. Istana berharap manajemen baru BGN dapat segera mengeksekusi konsolidasi internal organisasi secara masif serta memperkuat jalinan koordinasi antar-lembaga secara vertikal maupun horizontal, demi mengaselerasi efisiensi program makan bergizi gratis secara merata di seluruh pelosok tanah air.

INDONESIA INSIGHTS: STRATEGIC AUDIT REFORMASI STRUKTUR MANAJEMEN BGN 2026

Parameter KebijakanManifes Pejabat Lama (Diberhentikan)Manifes Komando Baru BGN (Dilantik)
Posisi Kepala BadanDadan HindayanaNani S. Deyang
Posisi Wakil KepalaDua Wakil Kepala Lama1. Agustina Arumsari 2. Mayjen TNI Eddy Trenggono
Indikator Evaluasi & Output1. Siklus Penilaian: Pencopotan didasarkan pada tinjauan kinerja kabinet makro selama 1,5 tahun terakhir.2. Rekomendasi Manajemen Korporat: Pergantian ini mengindikasikan pergeseran dari fase penyusunan regulasi (fondasi awal) ke fase eksekusi logistik agresif di lapangan.3. Target Konsolidasi Siber: Jajaran baru dituntut memperketat akuntabilitas organisasi serta mengintegrasikan database penerima manfaat program pangan darurat guna meminimalkan risiko kebocoran anggaran.

Audit Strategis: Getnews Politica Unit | Evaluasi Penataan Struktur Kabinet Merah Putih dan Manajemen Logistik Pangan Nasional, Juni 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *