GERUNG — Kisah inspiratif dan penuh haru terpancar dari tiga siswi di Lombok Barat: Zahira, Indah, dan Tania. Sempat terpaksa putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga yang membelit, ketiganya kini berhasil kembali merajut asa, mengukir prestasi, serta berani menatap masa depan melalui Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat.
Melalui program gagasan Presiden Prabowo Subianto ini, anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan berkualitas secara gratis. Seluruh pembiayaan ditanggung penuh oleh negara, mulai dari fasilitas asrama, konsumsi makan harian, pakaian seragam, hingga seluruh perlengkapan belajar mengajar. Sekolah Rakyat tidak hanya menggembleng aspek akademik, melainkan juga membentuk kedisiplinan dan karakter kepemimpinan siswa.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bukti nyata hadirnya negara dalam menjamin hak dasar pendidikan anak bangsa sekaligus mendongkrak nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTB.
Audit Strategis: Skema Inklusivitas & Fasilitas Sekolah Rakyat (SRMP 18 Lombok Barat)
| Vektor Kebijakan | Rincian Program & Cakupan Proteksi Pendidikan |
|---|---|
| Inisiator Kebijakan | Presiden Prabowo Subianto (Program Strategis Sekolah Rakyat). |
| Unit Pendidikan Pilot | Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat. |
| Fasilitas Beasiswa Penuh | Gratis biaya sekolah, asrama, makan 3 kali sehari, seragam, & seluruh perlengkapan belajar. |
| Dampak IPM & Kebijakan | Mencegah angka anak putus sekolah, meningkatkan kualitas SDM, & mendongkrak IPM Provinsi NTB. |
*Sumber: Diskominfotik Prov NTB (Data Diolah)
Pemutusan Rantai Kemiskinan Berbasis Pendidikan Karakter
Pemprov NTB optimis keberadaan SRMP 18 Lombok Barat menjadi role model penanganan anak putus sekolah yang efektif. Dengan memadukan kurikulum akademik dan pembinaan kedisiplinan berbasis asrama, anak-anak dari latar belakang kurang mampu kini didorong untuk percaya diri merancang masa depan yang lebih sejahtera bagi keluarga mereka.




