MATARAM – Hingga 25 Agustus 2026, Tim Kesehatan Provinsi NTB dalam misi Solidaritas Kemanusiaan KR-BNN NTB telah berhasil memberikan 3.307 layanan kesehatan bagi warga yang terdampak gempa bumi M 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 89 relawan medis kebanggaan NTB yang terdiri dari dokter, perawat, apoteker, psikolog, hingga tenaga kesehatan lingkungan terus berjuang di garda terdepan.
Audit Strategis: Layanan Kesehatan Misi Kemanusiaan NTB untuk NTT
| Parameter Utama | Detail Informasi Layanan |
|---|---|
| Total Layanan | 3.307 layanan kesehatan hingga 25 Agustus 2026. |
| Personel Terlibat | 89 relawan medis (dokter, perawat, apoteker, psikolog, dan tenaga kesling). |
| Fokus Medis & Sanitasi | Penanganan myalgia, dispepsia, ISPA, serta pemantauan sanitasi dan pencegahan KLB. |
| Metode Operasional | Siaga di Pos Induk Kesehatan dan bergerak secara mobile menjangkau pelosok wilayah. |
*Sumber: Diskominfotik Pemprov NTB (Data diolah)
Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Halik, menegaskan bahwa komitmen kemanusiaan harus terus berjalan menyesuaikan dinamika kebutuhan di lapangan.
“Solidaritas kemanusiaan tidak cukup hanya hadir pada hari-hari pertama bencana. Yang lebih penting adalah memastikan respons terus mengikuti kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Dr. H. Ahsanul Halik.




