LOMBOK TIMUR — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) bersama pemerintah pusat secara resmi memperkuat pengembangan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Teluk Ekas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.
Peresmian dan peninjauan komitmen tersebut ditandai melalui kunjungan kerja strategis yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto, Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, serta Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin di Teluk Ekas, Jumat (31/7/2026).
Tabel Lengkap Audit Strategis: Proyeksi dan Fasilitas Kampung Nelayan Teluk Ekas | Komponen Program | Detail Fasilitas & Skema Dukungan Pemerintah |
|---|---|
| Fasilitas Modern KNMP | Pabrik es, cold storage, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), bengkel perahu, kios usaha, dan SPBU Nelayan (SPBUN) |
| Penguatan Ekonomi | Pembentukan Koperasi Nelayan Merah Putih yang ditargetkan beroperasi penuh pada September mendatang |
| Bantuan Armada | Penyaluran 50 unit kapal berkapasitas 5–10 GT dari Kementerian KKP yang dikelola koperasi |
| Akses Permodalan | Fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga rendah melalui Bank BRI dan Bank NTB Syariah |
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) bukan sekadar proyek pembangunan fisik semata, melainkan instrumen solusi nyata untuk mendongkrak posisi tawar nelayan sekaligus membebaskan mereka dari rantai ketergantungan pada tengkulak.
”Pemerintah menghadirkan solusi agar nelayan memperoleh nilai ekonomi yang lebih baik. Hasil tangkapan bisa disimpan di cold storage hingga harga pasar menguntungkan, sehingga pendapatan nelayan menjadi lebih optimal,” ujar Gubernur Iqbal.
Melalui ketersediaan infrastruktur cold storage dan pabrik es, nelayan dapat menyimpan hasil tangkapan laut dengan lebih baik tanpa harus buru-buru menjualnya dengan harga murah. Selain itu, dukungan 50 unit kapal kapasitas 5–10 GT dari Kementerian KKP yang diintegrasikan dengan pembiayaan KUR berbiaya ringan dari Bank BRI dan Bank NTB Syariah diyakini mampu memperkuat kemandirian ekonomi pesisir.
Ketua KNMP Teluk Ekas, Yanto, turut menyampaikan apresiasi atas sinergi pusat dan daerah ini. Ia optimis jejaring koperasi serta fasilitas tambatan perahu yang memadai akan membawa kemajuan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat pesisir di Lombok Timur.




