LOMBOK TENGAH — Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 pada 9–11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit terbukti tidak sekadar menjadi panggung balap kelas dunia. Lebih dari itu, ajang internasional ini menjadi bukti konkret atas peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal, pertumbuhan ekonomi kerakyatan, serta kematangan kualitas pelayanan publik di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam sesi jumpa pers di Media Centre Indonesia bersama Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri dan Ketua Dekranasda NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, Minggu (11/10/2026), Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal) menegaskan bahwa evaluasi berkelanjutan terus dilakukan untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi wisatawan dan masyarakat setempat.
Sejumlah capaian strategis berhasil diukir pada gelaran tahun ini:
- 100% Pemberdayaan SDM Lokal: Seluruh petugas marshal dan volunteer sepenuhnya merupakan putra-putri daerah NTB. Hebatnya, talenta lokal ini kini mulai diekspor dan dipercaya bertugas di sirkuit internasional lain seperti Sepang (Malaysia) hingga ajang Formula E Jakarta.
- Pertumbuhan Ekonomi UMKM: Sebanyak 134 UMKM di Bazaar Mandalika serta 500 UMKM dari 10 kabupaten/kota yang berlaga di Lombok Sumbawa Festival (LSF) membukukan lonjakan omzet signifikan.
- Lonjakan Okupansi Pariwisata: Tingkat hunian kamar hotel di kawasan Mandalika dan Senggigi menyentuh angka 100%, Kota Mataram mencapai 95%, dan wilayah NTB lainnya rata-rata di atas 60%.
- Efisiensi Mobilitas & Pelayanan Publik: Jumlah penumpang shuttle bus dalam dua hari pertama melonjak 63,62% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan arus lalu lintas yang tetap lancar berkat kolaborasi Dishub, TNI, dan Polri.
- Integrasi Budaya & Edukasi: Kehadiran koleksi patung bersejarah Sekardiyu dari Museum Negeri NTB di area sirkuit serta program Students Go to Paddock memberikan dimensi edukasi bagi puluhan siswa dan guru lokal.
Audit Strategis: Indikator Keberhasilan Operasional & Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026
| Sektor Capaian | Indikator Kinerja & Dampak Riil Regional |
|---|---|
| Kapasitas SDM & Sertifikasi | 100% marshal dan volunteer asal NTB; ekspansi sertifikasi internasional ke Sirkuit Sepang & Formula E. |
| Pemberdayaan Ekonomi UMKM | 634 total UMKM lokal (134 Bazaar Mandalika + 500 LSF) mengalami kenaikan omzet lipat ganda. |
| Kinerja Sektor Hospitalitas | Okupansi hotel penuh (100% Mandalika/Senggigi, 95% Mataram, >60% wilayah NTB lainnya). |
| Logistik & Rekayasa Lalu Lintas | Kenaikan penumpang shuttle bus 63,62% dengan kelancaran arus lalu lintas dalam kendali sinergi Dishub-TNI-Polri. |
*Sumber: Diskominfotik NTB (Data Diolah)




