MATARAM – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Indah Dhamayanti Putri, memberikan apresiasi tinggi atas progres Sensus Ekonomi yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB. Hingga saat ini, cakupan pendataan tersebut telah mencapai angka 94 persen.
Capaian ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen dan kerja keras BPS dalam menyediakan data yang berkualitas sebagai fondasi utama perencanaan pembangunan daerah di Bumi Gora.
Audit Strategis: Progres Sensus Ekonomi NTB 2026
| Indikator | Keterangan |
|---|---|
| Capaian Sensus | 94 persen |
| Pihak Terkait | Pemprov NTB & BPS Provinsi NTB |
| Agenda Lanjutan | Kunker & Operasi Pasar Murah di Pulau Sumbawa (Akhir Agustus 2026) |
| Fokus Kebijakan | Pengendalian inflasi & stabilisasi harga berbasis data |
*Sumber: Data Olahan GetNews
Apresiasi tersebut disampaikan Wagub saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor BPS Provinsi NTB, Selasa (11/8/2026). Menurutnya, penyelesaian Sensus Ekonomi bukan sekadar pemenuhan target administratif, melainkan instrumen krusial dalam memahami struktur ekonomi masyarakat untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi NTB, Wahyudin, memastikan bahwa sisa target pendataan akan terus diakselerasi guna diselesaikan tepat waktu tanpa mengesampingkan kualitas serta akurasi data.
Selain membahas progres sensus, pertemuan strategis ini juga merumuskan rencana kunjungan kerja Wagub ke Pulau Sumbawa pada akhir Agustus 2026. Agenda tersebut difokuskan pada pelaksanaan operasi pasar murah untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, dengan memanfaatkan data indikator BPS sebagai acuan wilayah intervensi.




