MOSKWA – Jumlah korban jiwa akibat eskalasi konflik di Jalur Gaza sejak tahun 2023 terus mencatatkan angka yang sangat mengkhawatirkan. Duta Besar Palestina untuk Rusia, Abdel Hafiz Nofal, mengungkapkan bahwa total korban meninggal dunia di wilayah kantong Palestina tersebut kini telah melampaui 75.000 orang.
Selain korban tewas, jumlah warga yang mengalami luka-luka akibat gempuran berkepanjangan juga telah menembus angka yang sangat besar.
“Berdasarkan data yang tersedia, jumlah keseluruhan korban tewas di Jalur Gaza telah melampaui 75.000 orang, sementara jumlah korban luka telah melampaui 250.000 orang,” ujar Nofal dalam keterangannya, mengutip laporan Antara.
Audit Strategis: Krisis Kemanusiaan di Gaza
| Indikator Korban | Estimasi Jumlah |
|---|---|
| Total Korban Tewas | Melampaui 75.000 orang |
| Total Korban Luka | Melampaui 250.000 orang |
| Sumber Pernyataan | Dubes Palestina untuk Rusia, Abdel Hafiz Nofal |
| Periode Eskalasi | Sejak 2023 |
*Sumber: Data Olahan GetNews / Antara
Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza hingga kini masih menjadi sorotan tajam komunitas internasional. Blokade dan serangan militer yang berlangsung tanpa henti telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur vital, fasilitas kesehatan, serta memicu kelangkaan pasokan pangan dan obat-obatan secara masif bagi jutaan warga sipil yang terjebak di wilayah tersebut.




