LOMBOK TENGAH — PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada insan pers Nusa Tenggara Barat (NTB) atas kontribusi jurnalisme dalam menyebarluaskan informasi ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah.
Apresiasi resmi tersebut disampaikan dalam ajang silaturahmi bersama insan media di Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, Selasa (27/10/2026), yang dihadiri jajaran direksi ITDC, Dinas Kominfo Lombok Tengah, serta Diskominfotik Provinsi NTB.
Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menegaskan bahwa pemberitaan pers memiliki peran vital dalam menggemakan potensi pariwisata, ekonomi, dan pembangunan kawasan The Mandalika ke panggung dunia.
Audit Strategis: Rekor Capaian Ekonomi & Dampak Operasional MotoGP Mandalika 2026
| Vektor Parameter | Rincian Substantif & Tinjauan Dampak Pertumbuhan |
|---|---|
| Total Penonton (9–11 Okt 2026) | 157.875 Orang (Naik 12,5% dibanding 2025: 140.324 penonton) — Rekor tertinggi sejak 2022. |
| Estimasi Dampak Ekonomi Nasional | Rp5,2 Triliun (Kajian LETMI–ITB, tumbuh 4,8% dari Rp4,96 triliun pada 2025). |
| Serapan Tenaga Kerja Lokal | 3.500+ Tenaga Kerja NTB (72% di antaranya berasal dari warga Kabupaten Lombok Tengah). |
| Pemberdayaan UMKM & Transaksi | 769 Pelaku UMKM berpartisipasi dengan nilai transaksi mencapai Rp2,94 Miliar. |
| Jangkauan Siaran Global | Disiarkan ke 200+ Negara dengan estimasi jangkauan audiens global mencapai 700 Juta Penonton. |
*Sumber: Keterangan Resmi ITDC (Data Diolah per 31 Oktober 2026)
Cetak Rekor 157 Ribu Penonton dan Putaran Ekonomi Rp5,2 Triliun
Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 9–11 Oktober 2026 mencatatkan rekor kunjungan tertinggi sepanjang sejarah Sirkuit Mandalika. Dengan total 157.875 penonton selama tiga hari balapan, angka ini melonjak 12,5 persen dibandingkan pencapaian musim 2025 yang mencatatkan 140.324 pengunjung.
Dampak dari tingginya animo masyarakat berbanding lurus dengan perputaran ekonomi nasional. Berdasarkan hasil riset Lembaga Teknik dan Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (LETMI–ITB), total dampak ekonomi dari perhelatan MotoGP Mandalika 2026 diperkirakan menembus angka Rp5,2 triliun, atau tumbuh sebesar 4,8 persen secara tahunan (year-on-year).
”Kemitraan antara pengelola kawasan, pemerintah daerah, dan media menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia,” ujar Troy Warokka pada Sabtu (31/10/2026).
Libatkan 3.500 Tenaga Kerja Lokal dan Transaksi UMKM Rp2,94 Miliar
Dampak nyata keberadaan sirkuit internasional ini dirasakan langsung oleh masyarakat lokal NTB, khususnya warga Kabupaten Lombok Tengah. ITDC mendata lebih dari 3.500 tenaga kerja asal NTB terserap selama pengoperasian ajang balap, di mana 72 persen di antaranya merupakan warga lokal Lombok Tengah.
Selain itu, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga meraup keuntungan signifikan. Sebanyak 769 UMKM binaan lokal berhasil mencatatkan estimasi omzet transaksi hingga Rp2,94 miliar selama tiga hari event berlangsung.
Dengan jangkauan siaran MotoGP Broadcasters 2026 yang menembus lebih dari 200 negara dan 700 juta penonton global, sinergi antara ITDC, pers, dan pemerintah daerah dipastikan terus diperkuat guna memantapkan Lombok Tengah sebagai salah satu hub sport tourism dunia.




