JAKARTA — Efisiensi rantai pasok (supply chain) dan ketepatan distribusi logistik kini menjadi jangkar utama penentu matang atau tidaknya penetrasi pasar sebuah bisnis. Menyadari posisi strategis tersebut, raksasa logistik nasional PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) berkomitmen mempertebal dukungan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) melalui malam selebrasi prestisius JLC Race Award 2025.
Ajang tahunan ini digelar sebagai bentuk selebrasi dan loyalitas korporasi terhadap pelanggan setia yang terhimpun dalam ekosistem keanggotaan JNE Loyalty Card (JLC). Hingga kuartal pertama tahun berjalan, program JLC dilaporkan telah mengonsolidasikan lebih dari 1 juta anggota aktif di seluruh Nusantara.
Puncak prosesi penyerahan penghargaan dilaksanakan di Hutan Kota by Plataran Senayan, Jakarta, Rabu malam, 20 Mei 2026. Kompetisi ini menyaring jutaan basis data transaksi yang kemudian diverifikasi secara hukum bersama Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial DKI Jakarta, dan notaris resmi pada 31 Maret 2026 lalu.
Penilaian kompetisi JLC Race dibagi ke dalam dua klaster utama, yakni Transaksi Tertinggi (Highest Revenue) dan Volume Pengiriman Terbanyak (Highest Volume), yang mencakup cakupan pemenang di tingkat Nasional maupun 18 wilayah Regional.
”Eksistensi JNE selama hampir 35 tahun melaju di industri ini tidak pernah lepas dari kontribusi dan kepercayaan fundamental para pelaku UKM di daerah. Sejalan dengan semangat ‘Bergerak Bersama’, kami percaya setiap langkah ekspansi kecil akan bermakna bila dilakukan bersama-sama untuk menghadirkan manfaat nyata sesuai komitmen Connecting Happiness,” ujar Direktur Utama JNE, Mohamad Feriadi, dalam taklimat sambutannya.
Pada gelaran tahun ini, JNE menetapkan 24 jawara UKM. Sebagai bentuk suntikan modal operasional non-tunai, JNE menggelontorkan stimulus bernilai tinggi. Untuk tingkat nasional, korporasi Royal Healthy (Kategori Transaksi Tertinggi) dan PT Eka Jaya Internasional (Kategori Volume Pengiriman Terbanyak) masing-masing berhak membawa pulang hadiah utama berupa 1 unit mobil listrik mewah BYD Atto 3.
Selain kendaraan listrik, manajemen JNE juga mendistribusikan hadiah berupa unit sepeda motor, paket ibadah Umrah, perjalanan wisata mancanegara, hingga batangan logam mulia kepada para pemenang regional seperti Ian, Faisal Yulyanto, Indri Yanti Utari, dan Bimo Tyastomo.
Program JLC yang diarsiteki sejak 2009 ini diproyeksikan akan terus bertransformasi melalui pemutakhiran platform digital, perluasan katalog poin elektronik (point exchange), hingga program filantropi komunal. Langkah insentif ini diharapkan mampu menjaga retensi loyalitas pelanggan, sekaligus memicu motivasi industri kreatif hulu di tingkat daerah agar terus menaikkan volume produksi domestiknya.




