Nusa Tenggara Barat

Kawal Devisa Wisata, Pengurus DPD ASITA NTB 2026–2031 Resmi Dilantik

MATARAM — Konsolidasi kekuatan industri pelancongan di Bumi Gora guna menghadapi dinamika makroekonomi global resmi dikunci. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Nusa Tenggara Barat secara formal melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2026–2031 dalam sebuah ritus organisasi khidmat yang berpusat di Mataram, Rabu, 10 Juni 2026.

​Langkah suksesi kepemimpinan ini diposisikan oleh para pelaku pasar sebagai jangkar taktis untuk memperkuat peran ASITA sebagai mitra strategis (strategic partner) pemerintah daerah. Penataan ini dinilai krusial untuk menavigasi arus kunjungan pelancong di tengah tekanan moneter domestik akibat fluktuasi nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp18.066 per dolar AS.

​Kepengurusan baru ini berkomitmen merombak arsitektur promosi konvensional menuju digitalisasi siber pemasaran guna mendongkrak daya saing destinasi wisata Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa di panggung internasional.

INDONESIA INSIGHTS: STRATEGIC AUDIT KEPENGURUSAN BARU DPD ASITA NTB PERIOD 2026–2031

Pilar Struktur OrganisasiTarget Milestone Korporasi & Paket Siber InovatifOutput Manajemen Risiko & Ketahanan Ekonomi Pariwisata Daerah
DPD ASITA NTB Baru

(Masa Bakti: 2026–2031)

Kemitraan Utama:
Pemprov NTB x Agen Travel Teknis.
1. Standardisasi Mutu Layanan: Sertifikasi pruden bagi seluruh biro perjalanan guna mengeliminasi agen ilegal.

2. Divergensi Pasar: Penyusunan rute siber wisata ramah muslim (halal tourism) terintegrasi event MTQ Praya.
1. Mitigasi Syok Pelemahan Rupiah: Pengurus baru ASITA wajib memfokuskan penetrasi pasar ke negara-negara bermata uang kuat (seperti Korea dan Eropa) guna memaksimalkan surplus margin devisa asing masuk ke sirkulasi perbankan daerah secara pruden.

2. Kapitalisasi Event Hub Mandalika: Sinergi taktis bersama industri perhotelan diperlukan untuk meredam risiko penurunan okupansi pasca-event balap, memanfaatkan euforia *nobar* Piala Dunia 2026 sebagai stimulus ritel kuliner malam di Kuta dan Mataram.

3. Sistem Kontrol Transparansi Harga: ASITA didesak membangun platform siber katalog bersama yang transparan guna mengunci harga paket wisata dari risiko penggelembung tarif (*overpricing*) oleh oknum sepihak, menyelaraskan integritas bisnis sesuai SE Anti-Gratifikasi KPK No. 7 Tahun 2026.

Audit Pariwisata & Bisnis: Getnews Tourism Industry & Regional Investment Research Unit | Evaluasi Tata Kelola Asosiasi Usaha, Manajemen Risiko Sektor Jasa Perjalanan, dan Pengembangan Destinasi Berkelanjutan, Juni 2026.

​Dalam taklimat perdananya pasca-pengambilan sumpah jabatan, Ketua DPD ASITA NTB menegaskan komitmen rigid organisasi untuk mempertebal barikade sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, dinas pariwisata, serta jaringan asosiasi profesi perhotelan hulu ke hilir.

​”Kami mengemban tanggung jawab besar untuk memastikan ekosistem perjalanan wisata di NTB tumbuh secara inklusif, profesional, dan berkelanjutan. Fokus awal pengurus adalah membangun cetak biru (blue print) paket perjalanan inovatif yang mampu memberikan dampak pengganda ekonomi (multiplier effect) secara langsung bagi kesejahteraan rumahtangga lingkar destinasi,” urai Ketua DPD ASITA NTB.

​Momentum pelantikan ini dinilai para analis sangat presisi. Langkah ASITA ini berjalan beriringan dengan dibukanya gelaran akbar keagamaan MTQ XXXI tingkat Provinsi di Praya, Lombok Tengah, serta jelang kick-off perhelatan akbar Piala Dunia 2026 pada pekan ini.

​Melalui program kerja yang terukur, ASITA NTB membidik peluang penyerapan devisa dari kunjungan turis domestik maupun mancanegara yang melakukan perjalanan wisata di sela-sela jadwal tayang laga big match. ASITA memastikan seluruh agen travel resmi di bawah naungannya siap menegakkan kepatuhan hukum acara bisnis, menjamin standarisasi harga pelayanan prima, serta mensterilkan industri dari praktik penipuan agen fiktif demi menjaga marwah pariwisata NTB mendunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *