MATARAM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan agenda pemeriksaan terhadap sejumlah pihak di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini, mantan Bupati Lombok Barat, Hj. Sumiatun, terpantau menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik antirasuah di Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB, Rabu (5/8/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, Hj. Sumiatun tiba di kantor BPKP NTB yang terletak di Jalan Majapahit, Kota Mataram, sekitar pukul 09.45 Wita. Yang menarik perhatian, Sumiatun hadir memenuhi panggilan penyidik dengan didampingi oleh dua orang lainnya, salah satunya adalah sang suami, H. Lalu Daryadi atau yang akrab disapa Miq Dar.
Tabel Lengkap Audit Strategis: Agenda Pemeriksaan Mantan Kepala Daerah di BPKP NTB | Parameter Pemeriksaan | Detail Aktivitas & Lokasi Penyidikan KPK |
|---|---|
| Waktu & Lokasi | Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 09.45 Wita di Kantor BPKP NTB (Jalan Majapahit, Mataram) |
| Pihak yang Diperiksa | Mantan Bupati Lombok Barat, Hj. Sumiatun |
| Pendamping | Hadir bersama dua orang pendamping, termasuk suami beliau, H. Lalu Daryadi (Miq Dar) |
| Fokus Penegakan Hukum | Pengembangan penyidikan perkara korupsi di wilayah Kabupaten Lombok Barat |
Kehadiran mantan kepala daerah di kantor perwakilan BPKP ini mengindikasikan bahwa proses penyidikan yang dilakukan oleh lembaga antirasuah masih terus bergulir mendalam. Penggunaan fasilitas BPKP NTB lazim dilakukan tim penyidik KPK guna memfasilitasi pemeriksaan saksi-saksi penting sekaligus melakukan audit atau penghitungan kerugian keuangan negara secara komprehensif.
Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan terhadap Hj. Sumiatun masih berlangsung secara tertutup di dalam gedung BPKP NTB.




