GET CORNER SOSOK

Prabowo Subianto Genap 75 Tahun: Dari Komando Kertanegara hingga Misi “Beres-Beres” Kabinet!

​Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi merayakan ulang tahunnya yang ke-75 pada Sabtu (17/10/2026). Perjalanan tiga seperempat abad Sang Jenderal Bintang Empat ini merangkum rekam jejak yang teramat panjang: mulai dari perwira baret merah di medan militer, melintasi belantara bisnis internasional, mendirikan Partai Gerindra, hingga akhirnya memegang pucuk pimpinan tertinggi di Istana Negara.

​Di usianya yang ke-75 ini, Prabowo tidak hanya merayakan pencapaian pribadi, melainkan juga menanggung beban kemudi negara yang sedang diuji oleh berbagai dinamika politik, ekonomi, hingga ujian bencana lingkungan.

​Hadiah Ulang Tahun ke-75: Dari Sidang DPR Hingga PR Reformasi Pasar Modal

​Ulang tahun ke-75 ini jatuh di tengah-tengah momentum krusial perjalanan pemerintahan Kabinet Merah Putih:

  1. ​Gebrakan Ketegasan Hukum & Ekonomi: Satu hari menjelang ulang tahunnya, OJK baru saja menjatuhkan sanksi denda raksasa Rp2,1 triliun kepada emiten konglomerat (DSSA, BREN, CUAN) serta keberanian KPK mengeksekusi OTT skandal dana bencana BNPB. Ini menjadi sinyal tegas dari komando Prabowo dalam penegakan hukum tanpa pandang bulu.
  2. ​Ujian Empati Bencana Karhutla: Jeritan warga dan pejabat daerah di Kalimantan Tengah (seperti tangisan Wabup Kotim atas batalnya kunjungan Menhut dan gugurnya 3 relawan) menjadi kado evaluasi penting bagi Istana untuk memastikan jajaran menterinya bekerja ekstra empati di lapangan.
  3. ​Lampu Hijau Konsolidasi Parlemen: Analisis 60 persen suara fraksi DPR yang siap meloloskan Hak Angket terkait keabsahan administrasi pendampingnya kini murni tinggal menunggu “isyarat miring” dari Kertanegara demi pembersihan liabilitas politik.

​Selamat Ulang Tahun Pak Presiden!

​Mencapai usia tiga seperempat abad sambil memimpin negara sebesar Indonesia tentu bukan tugas ringan. Publik menaruh harapan besar agar di usia ke-75 tahun ini, Presiden Prabowo makin mantap menjaga arah kemudi bangsa—memangkas birokrasi yang gemuk, membersihkan oknum penyeleweng anggaran, dan memastikan keadilan benar-benar dirasakan seluruh rakyat Indonesia!

Foto: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *