MATARAM — Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, melakukan kunjungan kerja ke SDN 10 Cakranegara, Mataram, untuk menyerahkan secara simbolis beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi tahun 2026, Kamis (30/4/2026). Kehadiran pimpinan parlemen asal Dapil NTB ini menjadi angin segar bagi ratusan siswa-siswi yang kini mendapatkan dukungan finansial untuk menunjang kebutuhan pendidikan mereka.
Sari Yuliati menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang harus dinikmati seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali. “Semua anak berhak punya masa depan cerah, tanpa pengecualian,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (2/5/2026).
Komitmen Perluas Akses: 10 Ribu Kuota untuk Pulau Lombok
Sebagai Pimpinan DPR RI Koordinator Ekonomi dan Keuangan (Korekku), Sari Yuliati secara konsisten memperjuangkan penambahan kuota PIP setiap tahunnya. Untuk tahun anggaran 2026, jumlah penerima manfaat dari jalur aspirasi yang ia kawal mencapai lebih dari 10.000 siswa, yang tersebar hingga ke wilayah pelosok di seluruh kabupaten/kota di Pulau Lombok.
Politisi Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa meski biaya sekolah sudah digratiskan oleh pemerintah, beban operasional personal siswa masih menjadi tantangan bagi keluarga kurang mampu. “Sekolah memang sudah gratis, tapi kan masih banyak kebutuhan sekolah lainnya (seragam, buku, transportasi) yang membutuhkan biaya. Nah, beasiswa ini hadir untuk menutupi itu,” jelas Sari.
Sinergi Lintas Sektor di SDN 10 Cakranegara
Kegiatan penyaluran beasiswa ini berlangsung hangat dengan dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci daerah, di antaranya Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Ketua DPRD Provinsi NTB Baiq Isvie Rupaeda, serta jajaran anggota Fraksi Golkar. Kehadiran para pemimpin daerah ini mempertegas sinergi antara pusat dan daerah dalam mengawal kualitas sumber daya manusia (SDM) di NTB.
Sari berkomitmen akan terus menekan angka putus sekolah dengan memperjuangkan penambahan kuota PIP di masa mendatang. Baginya, setiap rupiah yang disalurkan melalui PIP adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan karya-karya hebat dari pejuang masa depan di Nusa Tenggara Barat.




