LOMBOK BARAT – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat turun tangan langsung ke Pelabuhan Lembar, Rabu (12/8/2026). Langkah cepat ini diambil guna memimpin koordinasi penanganan darurat pasca-insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok.
Sebagai respons cepat atas musibah tersebut, BPBD NTB sebelumnya telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke area pelabuhan. Personel dikerahkan untuk bersiaga penuh dan membantu tim SAR gabungan dalam menyambut serta mengevakuasi para penumpang maupun kru setibanya di darat.
Audit Strategis: Penanganan Darurat KMP Putri Yasmin
| Parameter Penanganan | Detail & Koordinasi |
|---|---|
| Lokasi Posko Darurat | Pelabuhan Lembar, Lombok Barat |
| Unsur Diterjunkan | Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD NTB & Tim Gabungan |
| Operator Kapal | PT Jemla Ferry |
| Fokus Utama | Sinkronisasi data korban, posko darurat, & bantuan medis lanjutan |
*Sumber: BPBD Provinsi NTB (Data diolah)
Setibanya di lokasi, Kalaksa BPBD NTB langsung menggelar koordinasi intensif bersama unsur gabungan. Fokus utama penanganan diarahkan pada kelancaran operasi kemanusiaan, sinkronisasi pendataan korban selamat, serta penyiapan posko darurat dan fasilitas penanganan medis lanjutan bagi penumpang milik kapal operator PT Jemla Ferry tersebut.
Pemerintah Provinsi NTB memberikan atensi penuh terhadap insiden maritim ini. Hingga kini, posko gabungan dan tim evakuasi masih siaga penuh di kawasan Pelabuhan Lembar untuk memastikan seluruh rangkaian proses penanganan korban berjalan aman dan terukur.




