Tuban, getnews – Lebih dari 130 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat dari Pemerintah Pusat alokasi 2025.
Kepala (Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A serta PMD) Kabupaten Tuban, Sugeng Purnomo mengatakan program BLTS Kesra ini menyeluruh se-Indonesia termasuk di Kabupaten Tuban.
“Untuk di Kabupaten Tuban data penerima berdasarkan ground check. Dari situ kemudian dilakukan verifikasi antara yang layak dan tidak layak,” ucap Sugeng, Kamis (27/11/2025).
Dari data yang tidak layak tersebut, kemudian tim mengganti berdasarkan data ground check yang kedua. Meski begitu, ia mengaku ada keterbatasan pemenuhan kuota dan pemerataan dari Pemerintah Pusat.
Sugeng berpesan, bagi KPM yang sudah menerima BLTS Kesra 2025 sebesar Rp 900 ribu alokasi Oktober-Desember 2025 untuk benar-benar dipergunakan sesuai kebutuhan.
“Harapannya digunakan untuk kebutuhan yang memang benar-benar perlu,” pesannya.
Hal yang terpenting, ia berharap agar bantuan tersebut digunakan untuk modal usaha. Sebab, ke depan Bansos ini arahnya untuk pemberdayaan dan KPM tidak boleh hanya menggantungkan dari Bansos.
“Catatan paling penting, jangan sekali-kali digunakan untuk judi online,“imbuh Sugeng.
Sebab, timpal dia, jika benar-benar terbukti, maka tidak ada lain konsekuensinya akan dicoret atau dihapus. Hal ini tidak sesuai peruntukan dan kemanfaatannya.
Untuk diketahui, hingga saat ini berdasarkan data dari Dinsos P3A serta PMD Tuban total ada 130.884 KPM, dengan rincian 81.436 tersalurkan melalui BNI, 49.396 melalui PT. Pos Indonesia, 44 melalui BRI dan delapan melalui Bank Mandiri. (Mc.Tuban/chusnul huda/hei/eyv)
Foto cover: Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Tuban saat antre terima penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS). (chusnu/Mc.Tubanl)
infopublik.id




