MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempertegas komitmennya dalam memastikan setiap warga mendapatkan hak layanan kesehatan yang layak, perlindungan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi secara inklusif.
Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), melakukan kunjungan kerja langsung ke Dusun Kreak, Desa Pandan Indah, Kabupaten Lombok Tengah, Senin (27/7/2026). Dalam lawatan tersebut, Gubernur menyempatkan diri menjenguk dua warga penderita hidrosefalus di wilayah setempat, yakni Ahmad Yani (40+ tahun) yang mengidap hidrosefalus sejak kecil serta bayi Nadira Oktavany Putri (8 bulan).
Kajian Ilmiah dan Penguatan Ekonomi Lokal
Melihat adanya penemuan sekitar 15 kasus hidrosefalus dalam setahun terakhir di beberapa wilayah NTB, Gubernur Miq Iqbal menegaskan perlunya langkah preventif yang terukur. Ia menginstruksikan Dinas Kesehatan dan tim medis ahli untuk segera melakukan kajian ilmiah komprehensif guna mendeteksi akar penyebab serta merumuskan langkah pencegahan yang efektif.
Selain memastikan jaminan kesehatan warga, Gubernur juga meninjau realisasi Program Desa Berdaya di desa tersebut. Melalui alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemprov NTB, masyarakat setempat mengelola program penggemukan sapi dan budidaya ayam petelur sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Pendekatan terintegrasi ini diharapkan mampu memperkuat fondasi kesejahteraan sosial dan kemandirian ekonomi di tingkat perdesaan.




