LOMBOK TENGAH – Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Benstol CBT menggelar program pendampingan kapasitas pemandu geowisata di Desa Aik Berik, Kabupaten Lombok Tengah. Pelatihan ini difokuskan pada penguatan literasi hidrogeologi dan narasi sejarah vulkanisme guna meresah nilai edukasi bagi wisatawan.
Jejak Samalas dan Sistem Hidrogeologi
Lombok bagian utara dipengaruhi oleh dinamika Kompleks Gunung Api Rinjani. Sejarah mencatat peristiwa erupsi dahsyat Gunung Samalas pada tahun 1257 tidak hanya mengubah bentang alam Pulau Lombok secara drastis, tetapi juga meninggalkan jejak material vulkanik yang memengaruhi sistem iklim global.
Dalam struktur landscape lokal, Desa Aik Berik memegang peranan krusial dalam sistem hidrogeologi Pulau Lombok. Presipitasi air hujan di kawasan pegunungan berinteraksi dengan struktur batuan vulkanik, meresap ke dalam akuifer bawah tanah, dan keluar sebagai komoditas mata air serta limpasan permukaan.
Elevasi Peran Pemandu Geowisata
Pendampingan ini mendorong para pemandu lokal untuk tidak sekadar menghafal terminologi batuan. Pemandu dibekali kemampuan menghubungkan keterkaitan antara aktivitas gunung api, karakter batuan, ketersediaan air, dan ruang hidup masyarakat.
Pendekatan interpretasi geologi ini mentransformasi Desa Aik Berik dari sekadar objek wisata alam menjadi ruang pembelajaran berbasis sains alam dan warisan kebumian.




