MATARAM – Nusa Tenggara Barat bersiap menerima kunjungan diplomatik Putri Mahkota Swedia, Victoria, yang diagendakan berlangsung pada 5–6 September 2026. Kedatangan sang Putri Mahkota tersebut dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Duta Besar Niat Baik (Goodwill Ambassador) Badan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP).
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memastikan bahwa agenda kunjungan diplomatik ini tidak sebatas kegiatan seremoni protokoler atau promosi pariwisata semata. Mengingat rekam jejaknya di dunia diplomasi, Iqbal merancang rangkaian pertemuan langsung antara Putri Victoria dengan berbagai elemen penggerak masyarakat di lapangan.
Dalam agenda tersebut, Putri Mahkota Victoria dijadwalkan berdialog langsung dengan perempuan penggerak komunitas, kader Posyandu, pemangku kearifan masyarakat adat dalam penataan lingkungan, hingga para pelaku UMKM serta komunitas pesisir di Lombok.
Langkah strategis ini diposisikan sebagai implementasi konkret dari visi “NTB Mendunia”, yang bertujuan membawa narasi dan pengalaman pembangunan berbasis komunitas lokal ke ranah percakapan global mengenai pembangunan berkelanjutan.
Strategic Audit: Agenda Kunjungan & Visi Diplomasi NTB Mendunia
| Faktor Kunci | Rincian Agenda & Visi Strategis |
|---|---|
| Tokoh & Peran | Putri Mahkota Victoria (Crown Princess of Sweden / Goodwill Ambassador UNDP). |
| Waktu Pelaksanaan | 5–6 September 2026 di Pulau Lombok, NTB. |
| Fokus Interaksi Komunitas | Perempuan penggerak, kader Posyandu, kearifan adat lingkungan, UMKM, & komunitas pesisir. |
| Target Visi “NTB Mendunia” | Mengangkat praktik baik pembangunan berkelanjutan dari lokal ke tingkat internasional. |
*Source: Portal Resmi Pemprov NTB (Processed Data)




