Nusa Tenggara Barat

Revitalisasi Pasar Seni Senggigi Rp84,5 Miliar, NTB Bidik Kebangkitan Wisata dan Ekonomi Rakyat

​MATARAM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah mematangkan desain besar revitalisasi kawasan ikonik Pasar Seni Senggigi di Kabupaten Lombok Barat. Didukung alokasi anggaran sebesar Rp84,5 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pengerjaan fisik proyek transformatif ini dijadwalkan mulai bergulir pada awal tahun 2027.

​Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal) menegaskan bahwa proyek revitalisasi ini tidak sebatas membangun fisik gedung baru, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali kawasan Senggigi sebagai jewel atau permata utama pariwisata Lombok. Kawasan ini disiapkan bertransformasi menjadi plaza multifungsi (mixed-use plaza) modern yang inklusif.

​Nantinya, Pasar Seni Senggigi tidak hanya berfungsi sebagai pusat kerajinan dan suvenir lokal, tetapi juga sebagai ruang publik terbuka bagi masyarakat dan wisatawan—mulai dari tempat rekreasi, fasilitas jogging, arena pertunjukan seni budaya Sasak, ruang berkumpul komunitas, hingga sentra kuliner UMKM lokal. Wajah baru Senggigi ini diproyeksikan menjadi generator ekonomi rakyat yang mengoneksikan koridor wisata Kota Tua Ampenan, kawasan Tiga Gili, hingga Lombok Utara.

​

Proyek Revitalisasi Pasar Seni Senggigi 2027

​
Vektor PembangunanRincian Alokasi & Visi Strategis
Dukungan AnggaranRp84,5 Miliar bersumber dari APBN via Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Jadwal Konstruksi FisikAwal tahun 2027 (tahap pematangan desain akhir berlangsung sepanjang akhir 2026).
Konsep PengembanganMixed-use plaza (Pusat UMKM/Kerajinan, Arena Pertunjukan Budaya, Ruang Komunitas, & Kuliner).
Konektivitas DestinasiHub penghubung jaringan wisata Kota Tua Ampenan – Senggigi – Tiga Gili (Trawangan, Meno, Air) – Lombok Utara.
​

*Sumber: Diskominfotik NTB / Dinas PU NTB (Data Diolah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *