Madilog: Petualangan Pikiran yang Belum Selesai – Bagian 32
Oleh: M Hero Firmansyah Komodifikasi Kesadaran di Meja Besi Dua kalender hari pasca-keputusan garis demarkasi ketiga diambil, pintu sel isolasi Rian diinterupsi lebih awal dari…
Oleh: M Hero Firmansyah Komodifikasi Kesadaran di Meja Besi Dua kalender hari pasca-keputusan garis demarkasi ketiga diambil, pintu sel isolasi Rian diinterupsi lebih awal dari…
Oleh: M Hero Firmansyah Demarkasi Ketiga Fajar berikutnya merayap membelah lembaga pemasyarakatan dengan ketegangan yang kian pekat. Ibu Rian kembali duduk di balik partisi kaca…
Oleh: M Hero Firmansyah Manifes di Balik Kaca Fajar di penjara terasa hambar. Rian digiring ke ruang kunjungan, di mana hawa dingin statis menyambutnya. Di…
Oleh: M Hero Firmansyah Kelas Bawah Tanah Sel isolasi itu sempit, beraroma pekat amonia dan diterangi lampu pijar yang berkedip konstan. Rian duduk bersila di…
Oleh: M Hero Firmansyah Etiket Birokrasi di Ambang Fajar Pasukan negara merangsek masuk tepat saat cahaya subuh membelah langit dermaga. Tidak ada teriakan atau letusan…
Oleh: M Hero Firmansyah Amunisi di Batas Orbit Berbekal unit hard disk dari Pak Gatot, semangat di dalam sel bawah tanah itu kembali menyala laksana…
Oleh: M Hero Firmansyah Kejutan dari Lapis Kerak Kapital Di dalam kegelapan pekat hutan bakau yang dilingkupi aroma menyengat lumpur rawa, Rian, Arya, dan Pak…