PENDIDIKAN Sumatra Utara

SMK Negeri 7 Medan Jadi Role Model Sekolah Modern di Sumatra Utara

Kepala SMK Negeri 7 Medan adalah Evi Herawati Lubis dalam Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di Kota Medan, Minggu (4/1/2026). (Foto: Pasha Yudha Ernowo Igid/Infopublik/Youtube Kemendikdasmen) GETNEWS

MEDAN, getnews.co.id — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 mulai membuahkan hasil nyata di daerah. SMK Negeri 7 Medan kini resmi menjadi model penguatan pendidikan vokasi nasional setelah menerima bantuan revitalisasi senilai Rp3,17 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

​Peresmian yang dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, bersama Gubernur Sumatra Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, pada Minggu (4/1/2026), menegaskan pergeseran paradigma SMK dari sekadar sekolah kejuruan menjadi pusat inkubasi talenta siap kerja.

​Kepala SMK Negeri 7 Medan, Evi Herawati Lubis, menyatakan bahwa bantuan tersebut telah diwujudkan dalam pembangunan empat gedung baru dan fasilitas digitalisasi canggih. “Revitalisasi ini mendorong transformasi SMK agar relevan dengan kebutuhan masa depan, khususnya di bidang pasar modal dan akuntansi digital,” ujar Evi.

Baca juga: Denyut Pasar Kuala Simpang Kembali Berdetak: Klinik UMKM Siapkan Penghapusan Utang Pedagang

Analisis Revitalisasi: Menuju Vokasi Berbasis Industri

​SMK Negeri 7 Medan kini mengintegrasikan aspek fisik, teknologi, dan kesejahteraan siswa dalam satu ekosistem pendidikan.

Vocational Center of Excellence: SMKN 7 Medan Profile
Komponen ProgramDetail Implementasi
Investasi FisikRp3,17 Miliar untuk 4 Gedung Baru & Sarana Belajar.
DigitalisasiPemasangan Interactive Flat Panel (IFP) & Akuntansi Berbasis Cloud.
Kemitraan StrategisBursa Efek Indonesia (BEI), Perbankan, & Sekuritas.
Dukungan KesejahteraanManfaat Bantuan Gizi (MBG) untuk 2.200 Siswa.
Sumber: Data Kemendikdasmen / SMKN 7 Medan (Januari 2026)

Literasi Keuangan dan Pasar Modal

​Berbeda dengan SMK konvensional, SMK Negeri 7 Medan kini diarahkan menjadi pusat keunggulan manajemen bisnis. Kolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia dan berbagai perusahaan sekuritas memungkinkan 2.034 siswanya melakukan simulasi perdagangan saham dan praktik akuntansi profesional secara langsung. Langkah ini dinilai strategis untuk memasok tenaga kerja ahli di sektor jasa keuangan yang tengah tumbuh pesat di Sumatra Utara.

Integrasi Program Prioritas Presiden

​Selain infrastruktur, sekolah ini menjadi titik temu berbagai program nasional. Pemberian Manfaat Bantuan Gizi (MBG) bagi para siswa di awal 2025 menjadi pelengkap krusial untuk memastikan kesiapan fisik peserta didik dalam menyerap materi ajar yang semakin kompleks.

​Gubernur Bobby Nasution berharap revitalisasi SMK ini dapat menekan angka pengangguran terbuka di wilayahnya. Ke depan, sekolah ini diproyeksikan menjadi rujukan pengembangan SMK modern di seluruh Indonesia, di mana kualitas bangunan fisik sejalan dengan transformasi kurikulum yang adaptif terhadap dinamika industri global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *