MATARAM — Sebanyak 12 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika berdasarkan hasil tes urine dalam razia gabungan yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat (NTB) di tiga tempat hiburan malam (THM) pada Rabu (28/10/2026) malam.
Operasi deteksi dini dan pencegahan peredaran gelap narkoba yang dimulai pukul 23.30 WITA tersebut menyasar sejumlah THM di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, serta kawasan Cakranegara, Kota Mataram.
Guna memastikan jalannya operasi ketat, BNNP NTB menerjunkan 36 personel yang didukung 54 personel gabungan dari Ditresnarkoba Polda NTB, Bidpropam, Dit-Samapta, Polisi Militer (PM) TNI, Kesbangpol, hingga unit anjing pelacak K9.
Audit Strategis: Operasi Gabungan Deteksi Dini Narkotika BNNP NTB di Tempat Hiburan Malam
| Vektor Parameter | Rincian Substantif & Tinjauan Operasional |
|---|---|
| Waktu & Lokasi Sasaran | Rabu, 28 Oktober 2026 (Pukul 23.30 WITA) | 3 THM di Senggigi (Lombok Barat) & Cakranegara (Mataram). |
| Kekuatan Personel Gabungan | 90 Personel Gabungan (36 BNNP NTB + 54 Unsur Polda NTB, POM TNI, Kesbangpol, & K9). |
| Penanggung Jawab Lapangan | Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP NTB, Kombes Pol. Darsono Setyo Adji, S.I.K., S.H., M.H. |
| Temuan Hasil Tes Urine | 12 Orang Positif Mengandung Zat Methamphetamine dan Amphetamine (Sabu/Ekstasi). |
| Tindak Lanjut & Prosedur | Penanganan dan pendampingan oleh Tim Rehabilitasi Medis BNNP NTB sesuai prosedur. |
*Sumber: Laporan Resmi Operasi Gabungan BNNP NTB (Data Diolah per 29 Oktober 2026)
Tes Urine Menyasar Pengunjung dan Karyawan, Ke-12 Orang Diserahkan ke Tim Rehabilitasi
Sebelum penindakan di lapangan, pengarahan taktis dipimpin langsung oleh Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP NTB, Kombes Pol. Darsono Setyo Adji. Di lokasi hiburan, petugas melakukan skrining terhadap pengunjung maupun karyawan THM.
Dari hasil pendataan dan tes urine secara acak, 12 orang terindikasi positif mengonsumsi zat methamphetamine dan amphetamine. Pihak BNNP NTB memastikan seluruh warga yang terindikasi positif akan menjalani assessment mendalam dan diserahkan kepada tim rehabilitasi medis untuk proses penanganan medis secara terintegrasi.
Pengawasan intensif ini menegaskan sinergitas BNNP NTB bersama aparat penegak hukum dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkoba demi mewujudkan lingkungan NTB Bersih Narkoba (Bersinar).
Cecev S.




